Salin Artikel

[TREN HOBI KOMPASIANA] Menjadi "Busmania Cilik" | 5 Manfaat Melukis | Demam Bunga di Ternate

KOMPASIANA---Terlalu banyak berdiam diri di rumah membuat anak kerap merasa cepat bosan, sedangkan keluar rumah belum bisa bermain bebas.

Sebagaimana hobi, setiap kegiatan memiliki berbagai manfaat bagi anak dan bisa membantu menstimulasi anak secara fisik, mental dan sosial.

Sudah begitu kegiatan tersebut juga bisa menjadi sarana pendidikan melalui penelitian minat atau belajar dari orang lain.

Namun, bagaimana jika anak memiliki minat atau kesukaan lain yang tidak biasa? Bagaiamana orangtua mesti menyikapinya?

Berikut ini 4 hobi yang populer selama pandemi di Kompasiana: dari anak yang suka transportasi bus hingga Ibu-ibu yang suka menanam bunga.

1. "Busmania Cilik", Hobi Unik Anak Kami

Kompasianer Tati Ajeng Saidah menyadari hobi unik anaknya senang melihat bus dan memiliki ketertarikan dengan segala hal yang menyangkut tentang kendaraan tersebut.

Untuk memenuhi keinginan anaknya itu, setiap hendak ke terminal mesti naik ke angkutan umum dari rumah, paling tidak setiap Sabtu atau Minggu.

"Justru ananda senang ketika sedang di perjalanan ataupun di tempat parkir, karena banyak bus-bus lain yang berasal dari berbagai kota," tulis Kompasianer Tati Ajeng.

Setelah itu, jika sudah sampai ke tempat parkir anaknya akan mengajak berkeliling melihat bus-bus yang ada.

Jika sedang di rumah juga anaknya senang untuk menggambar bus-bus yang pernah ia lihat dari terminal tersebut. (Baca selengkapnya)

2. Dari Hobi Melukis, Inilah 5 Manfaat yang Saya Rasakan

Kompasianer Yani Widaningsih percaya dengan melukis dipercaya baik untuk kesehatan mental seseorang.

Baginya, ketika melukis itu kita bisa bebas berimajinasi dan berekspresi.

Kali ini Kompasianer Yani Widaningsih sedang mempelajari bagaimana melukis alam.

"Jadi saya memulai belajar bikin awan, lalu bagaimana memblok warna bukit, gunung, kemudian diberi volume dengan warna muda berupa titik titik," tulisnya.

Dari kegiatan melukis itu, setidaknya Kompasianer Yani Widaningsih mendapat 5 manfaat yang ia rasakan langsung, seperti bisa mengelola emosi lebih positif. (Baca selengkapnya)

3. Kucingku Bukan Sekadar Hewan Peliharaan

Kesenangan masa kecil Kompasianer Ulil Lala akhirnya bisa dilakukan lagi: memelihara kucing.

Setelah berpuluh tahun lalu memelihara kucing ketika masih TK, barulah setelah kini tinggal sendiri dengan kost kesenangan itu bisa dilakukannya kembali.

Akan tetapi Kompasianer Ulil Lala sadar, mesti ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan sebelum benar-benar memelihara kucing, semisal: berbagi tempat tinggal dan penjagaan kesehatan dengan kucing.

"Jadi dapur, sumur, kasur ada dalam satu ruangan. Dan tentunya, bagaimana supaya tetap sehat, rapi dan bebas bau tak sedap ketika harus berbagi ruang dengan si meong," tulisnya. (Baca selengkapnya)

4. Demam Bunga, Hobi Baru Ibu Rumah Tangga di Ternate

Kompasianer Hilman Idrus menangkap fenomena yang berbeda dari biasa di sekitar lingkungannya: demam bunga.

"Ibu-ibu rumah tangga di Ternate demam bunga, hampir setiap rumah kita jumpai terlihat beragam bunga yang ditanami," tulisnya.

Media yang digunakan juga beragam, dari pot berukuran kecil maupun besar dan bukan hanya di rumah, tapi juga di kantor-kantor pemertintahan.

Menariknya, para pedangan ini memilih menjual bunga pada pagi hingga siang hari, tapi tidak setiap hari bisa kita temui, pasalnya mereka hanya menjajakan dagangannya pada Sabtu dan Minggu. (Baca selengkapnya)

https://money.kompas.com/read/2021/03/03/104158426/tren-hobi-kompasiana-menjadi-busmania-cilik-5-manfaat-melukis-demam-bunga-di

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mirza Adityaswara Mengundurkan Diri dari Komisaris Utama Mandiri Sekuritas

Mirza Adityaswara Mengundurkan Diri dari Komisaris Utama Mandiri Sekuritas

Whats New
2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

Whats New
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

Whats New
Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

BrandzView
Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Whats New
Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Whats New
Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Whats New
Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Whats New
Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Whats New
PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Whats New
5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

Smartpreneur
Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Whats New
Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Whats New
Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.