Salin Artikel

[KURASI KOMPASIANA] Alasan Mainstream Putusin Pacar | Seni dari Putus Cinta | "Hubungan Tanpa Status" ala Anak Muda

KOMPASIANA---Ketika kamu putus dengan pasangan, manakah yang lebih dominan dari keputusan itu: logika atau perasaan?

Namun, ada juga karena hal lain, seperti kandasnya hubungan asmara tidak selalu dilatarbelakangi masalah.

Ini juga sering dialami seseorang menginginkan putus meskipun mengatakan masih cinta dengan pasangannya, bukan?

Biasanya terjadi karena hilangnya rasa cinta atau ketertarikan, dan umumnya akan berujung pada putus hubungan jika orang yang bersangkutan tidak merasa ada perbaikan.

Adakah cinta atau perasaan yang bisa dipertahankan dari sesuatu yang sudah tidak nyaman?

Berikut 4 konten Kompasiana terkait bagaimana sebuah hubungan bisa kandas begitu saja.

1. Alasan Mainstream yang Gak Masuk Akal untuk Putusin Pacar

Dalam perjalanan cerita cinta pasti ada momen putus-nyambung; ada kalanya yang memutuskan hubungan atau justru minta untuk putus.

Ada banyak alasan, tapi Kompasianer Irmina Gultom mewajarkan itu karena kebanyakan dari mereka belum sampai berpikiran jauh dalam menjalani hubungan dengan orang lain.

Pernah dalam hubungan pacarannya itu Kompasianer Irmina Gultom menerima ajakan pasangannya untuk break. Lalu, beberapa hari kemudian pasangannya benar-benar minta putus.

" Alasannya karena saya terlalu baik sehingga saya harusnya memperoleh cowok lain yang lebih baik," tulis Kompasianer Irmina Gultom, ketika menerima alasan dari pasangannya.

Selain alasan "kamu terlalu baik buat aku", tentu masih ada banyak alasan lain, seperti "Kamu gak salah, yang salah itu aku". (Baca selengkapnya)

2. Alasan Logis untuk Memutuskan Hubungan dengan Pasangan

Jika tadi alasan-alasan umum yang biasa dilakukan oleh pasangan untuk mengakhiri hubungan, ternyata ada juga alasan logisnya lho.

Kompasianer Himam Miladi menuliskan untuk alasan yang bisa diterima dengan logis itu seperti, pasangan memperlakukan kita dengan buruk.

"Tidak hanya sebatas kekerasan fisik, tapi juga "kekerasan mental" yang membuat jiwa kita rapuh justru saat kita sedang menjalin hubungan," lanjutnya.

Bentuknya bisa juga beragam, semisal: pasangan melanggar dan tidak menghormati batasan yang sudah kita tetapkan dalam menjalin hubungan.

Tidak mungkin pasangan yang memperlakukan diri kita dengan buruk dapat menciptakan hubungan yang sehat dan fungsional. (Baca selengkapnya)

3. Putus Cinta, Sebuah Seni Belajar Bangun Relasi

Benarkah, dalam sebuah hubungan, orang yang menghendaki sejak awal membangun relasi, pada saat itu juga bertujuan untuk memutuskan hubungan yang akan dibangun?

Menurut Kompasianer Ayu Diahastuti, meski kita berusaha mempertahankan apa yang telah (dengan kerja keras) kita bangun, akan ada sisi lain hubungan yang terjalin akan kandas di tengah jalan.

Namun, ada pertanyaan menarik yang dituliskan Kompasianer Ayu Diahastuti: apa yang sebenarnya mengusik ingin tahu kita tentang gejala putus cinta?

"Putusnya sebuah relasi, terlebih hubungan cinta begitu dihindari. Rasa kehilangan, proses letting go, dan segala ketidaknyamanan yang timbul pasca putus hubungan itulah yang Kita hindari," lanjutnya.

Memahami dan belajar menghidupi sebuah hubungan adalah lebih penting dari pada terobsesi mengejar tujuan akhir hubungan itu sendiri. (Baca selengkapnya)

4. "Hubungan Tanpa Status" ala Kawula Muda, Yakin Masih Mau Lanjut?

Bagaimana mungkin bisa menjalin hubungan tanpa status? Hubungan seperti apa yang dijalankan?

Pertanyaan besarnya: mengapa mereka mau melakukan itu?

Namun, menurut Kompasianer Desy Indah Hani, dengan alasan karena telah merasa "nyaman" satu sama lain, membuat hubungan keduanya mengalir bagaikan air.

"Kalau sudah seperti ini, masih yakin dirinya benar cinta, atau malah hanya sekedar berpura-pura cinta," lanjutnya.

Nah, bila sudah seperti ini tidak perlu berharap yang bersangkutan akan serius menjalin hubungan ke depannya. Bisa saja "kehadiranya" karena sedang merasa bosan. (Baca selengkapnya)

***

Jika ingin membaca dan/atau menulis tentang konten-konten terkait putus cinta silakan kunjungi topik pilihan Kompasiana: Putusin Pacar.

https://money.kompas.com/read/2021/03/04/180726326/kurasi-kompasiana-alasan-mainstream-putusin-pacar-seni-dari-putus-cinta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Spend Smart
Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Spend Smart
Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Whats New
Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Whats New
Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Spend Smart
Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Spend Smart
Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta 'Standby' di Bukit Duri

Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta "Standby" di Bukit Duri

Whats New
Terowongan 'Headrace' Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Terowongan "Headrace" Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Whats New
Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Whats New
Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Whats New
Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Smartpreneur
BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

Whats New
RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

Whats New
Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.