Salin Artikel

Tips Menyiapkan Dana Darurat dengan Menabung Emas

Co-Founder & CMO IndoGold Indra Sjuriah mengatakan, dana darurat merupakan sejumlah uang yang dipersiapkan untuk kebutuhan yang tidak terduga di masa mendatang.

"Dana darurat haruslah mudah diakses, akan tetapi tidak diakses sehari-hari karena sifat nya yang hanya digunakan ketika sangat dibutuhkan, misalnya terjadi pengurangan pendapatan, perbaikan mobil atau rumah dan kebutuhan sejenis lainnya," ujarnya kepada Kompas.com, dikutip Minggu (28/3/2021).

Dia menyebut, salah satu cara untuk menyimpang dana darurat adalah menabung emas.

Indra mengatakan, emas cocok digunakan sebagai tabungan dana darurat karena sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi, mudah dicairkan serta harga cenderung meningkat dalam jangka panjang.

Apalagi saat ini, menabung emas dapat dilakukan secara online sehingga lebih praktis dan dapat diakses kapanpun.

Dia pun membagikan beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengumpulkan dana darurat dengan tabungan emas.

Pertama, dijelaskan dia adalah menghitung rata-rata pengeluaran bulanan. Perhitungan dana darurat berangkat dari pengeluaran bulanan rutin yang biasa dilakukan.

Idealnya, apabila seseorang berstatus lajang maka nominal dana darurat setara 3 kali pengeluaran. Sedangkan bagi yang berstatus telah menikah dan memiliki seorang anak, maka nominal dana darurat setara 6 kali pengeluaran.

"Namun pembelajaran yang dapat dipetik dari pandemi yang telah berjalan hingga 1 tahun lebih, maka dapat memperbesar nominal dana darurat hingga 12 kali pengeluaran," jelasnya.

Kedua adalah mengalokasikan sebagian penghasilan secara rutin pada tabungan emas. Seseorang dapat mengalokasikan secara rutin dengan tabungan emas sebesar 5-10 persen dari penghasilan tiap bulannya.

Apabila ingin mengumpulkan dalam waktu yang lebih cepat, dapat memperbesar alokasi menjadi 20 persen dengan catatan pengalokasian tersebut tidak membebani Anda.

Ketiga adalah mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan. Dia menjelaskan, pengalokasian dana darurat dapat bertambah apabila mengurangi pengeluaran yang tidak penting, yakni pengeluaran yang hanya didasarkan pada keinginan semata.

"Sementara yang keempat adalah memonitor tabungan emas yang dikumpulkan. Meskipun secara rutin telah dianggarkan untuk pengumpulan dana darurat, akan tetapi perlu dipantau secara berkala sehingga tetap pada tujuan awal yang ingin diraih," jelas dia.

https://money.kompas.com/read/2021/03/28/120712626/tips-menyiapkan-dana-darurat-dengan-menabung-emas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Whats New
Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Whats New
ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.