Salin Artikel

[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Malam Mencekam dengan Siklon Tropis Seroja | Duka NTT, Duka Kita Semua

KOMPASIANA---Siklon tropis seroja menerjang berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Akibatnya sejumlah perumahan warga, fasilitas publik, dan bangunan lainnya rusak berat serta menimbulkan korban jiwa.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan siklon tropis seroja mulai terpantau sejak Jumat (02/04/2021), di Laut Sawu, NTT.

Kemudian keesokannya, atau Sabtu (03/04/2021), siklon ini berada di Laut Timor sebelah Barat Daya Pulau Timor di mana permukaan laut di sana bersuhu di atas 30 derajat celcius. Artinya, berpotensi menumbuhkan bibit siklon tropis seroja ini.

Diketahui, siklon tropis terbentuk lantaran menghangatnya suhu permukaan laut hingga di atas 26,5 derajat celcius. Ditambah, kelembapan udara tergolong tinggi dan kecepatan angin vertikal melemah.

Selain mengenai siklon tropis seroja menerjang NTT, ada juga kisah Kompasianer Arnlod Adoe yang merasakan langsung saat sikon tropis ini berlangsung.

Berikut 3 konten dan populer terkait sikon tropis seroja di Kompasiana:

1. Pengalaman Malam Mencekam dengan Siklon Seroja

Kompasianer Arnold Adoe mengungkapkan pengalamannya saat sikon tropis seroja menerjang NTT.

Berdasarkan ceritanya, saat itu terjadi suasananya mencekam disertai listrik padam, langit gelap gulita dengan angin besar, serta hujan lebat.

Ia mengatakan atap rumah seperti digoyang-goyang oleh raksasa, bunyi hujan seperti sekumpulan lebah dan atap seng yang ditampis air serta angin memekikakn telinga.

"Pukul 2 dinihari, saya sudah pasrah, atap seng terlepas satu persatu, pohon tumbang menghajar kanopi, saya tidak keluar rumah, memilih di dalam rumah dalam gelap menakutkan itu," tulis Kompasianer Arnold Adoe. (Baca selengkapnya)

2. Mengenal Siklon Tropis Seroja, Bunga yang Telah Menebar Aroma Kehancuran di NTT

Kompasianer Charles Emanuel mengatakan, berdasarkan yang ia tahu, di Kupang, NTT, belum pernah diterjang bencana sedahsyat ini, meski hujan yang lebat disertai petir tidak sekali-dua kali hadir.

Angin kencang pun demikian. Namun, menurutnya, baru kali ini hujan berlangsung tanpa henti disertai hempasan angin sekencang itu.

"Kalaupun pernah terjadi, dampaknya tidak separah ini," ungkapnya.

Siklon tropis ini terbentuk di atas lautan luas, bersuhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26,5 derajat Celcius.

Kekuatan angin di dekat pusatnya begitu hebat. Kecepatannya mencapai lebih dari 63 km/jam. Durasinya tidak singkat... (Baca selengkapnya)

3. Duka NTT, Duka Kita Semua, Ayo Galang Bantuan!

Kompasianer Iwan Rinalid Sikumbang mengatakan, bencana di NTT merupakan duka kita semua.

Menurutnya, seluruh masyarakat Indonesia jangan sampai NTT berduka sendiri. Harus ada upaya untuk membuat NTT kembali bersinar.

Karenanya, bantuan secara swadaya masyarakat dalam skala nasional sangat diharapkan.

"Bagi mereka yang telah pernah ke NTT pasti sepakat, bahwa NTT pantas dikatakan sebagai surga tersembunyi," ujarnya. (Baca selengkapnya) (IBS)

https://money.kompas.com/read/2021/04/08/144400926/-kurasi-kompasiana-pengalaman-malam-mencekam-dengan-siklon-tropis-seroja-duka

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 per Gram

Whats New
Bank Neo Commerce Catat 96,86 Juta Transaksi Perbankan di Kuartal IV 2021

Bank Neo Commerce Catat 96,86 Juta Transaksi Perbankan di Kuartal IV 2021

Rilis
Ingin Buat Kedai Kopi ala Ben dan Jody Filosofi Kopi? Simak Tips Berikut

Ingin Buat Kedai Kopi ala Ben dan Jody Filosofi Kopi? Simak Tips Berikut

BrandzView
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tak Kunjung Bayar Utang, Pemerintah Siap Sita Aset Lapindo

Tak Kunjung Bayar Utang, Pemerintah Siap Sita Aset Lapindo

Whats New
PT Aisin Indonesia Automotive Buka Lowongan Kerja untuk D3 Fresh Graduate

PT Aisin Indonesia Automotive Buka Lowongan Kerja untuk D3 Fresh Graduate

Work Smart
Agar Tak Tergoda Suap, Ini Rincian Gaji Pegawai Pajak dan Tunjangannya

Agar Tak Tergoda Suap, Ini Rincian Gaji Pegawai Pajak dan Tunjangannya

Whats New
Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

Work Smart
DPR Minta DJKN 'Pelototi' Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

DPR Minta DJKN "Pelototi" Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

Whats New
Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Whats New
[POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

[POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

Whats New
Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.