Salin Artikel

Wujudkan Smart Hospital, Rumah Sakit Perlu Bangun Infrastuktur Digital di Semua Lini

JAKARTA, KOMPAS.com – Digitalisasi adalah keniscayaan bagi semua orang. Berkat teknologi ini, arus informasi bisa didapatkan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien. Beberapa sektor industri juga mengalami perubahan masif berkat teknologi, baik dari segi operasional, produksi, maupun distribusi.

Adapun dunia kesehatan jadi salah satu industri yang mengalami disrupsi akibat digitalisasi. Kini, semua orang mendambakan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tepercaya. Dalam hal antrean, misalnya, beberapa rumah sakit di Indonesia kini sudah memanfaatkan teknologi digital.

Pasien yang ingin bertemu dokter, mencari kamar rawat, atau menebus obat kini bisa melakukannya hanya dengan sentuhan jari di layar gadget.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dr Kuntjoro Adi Purjanto, M Kes mengatakan, sekitar 15 juta orang Indonesia menggunakan aplikasi untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

Namun, menurut dr Kuntjoro, fungsi digital belum sampai pada ujungnya, melainkan hanya awal dari sebuah smart system.

“Sebab, saat rumah sakit ingin menjadi smart hospital, tidak cukup hanya dengan infrastrukur yang terdigitalisasi, tapi juga sumber daya manusia (SDM) rumah sakit harus terlatih karena mereka yang mengoperasikan teknologi,” ujar dr Kuntjoro dalam Virtual Media Briefing yang diadakan Schneider Electric, Rabu (28/4/2021).

Selain itu, lanjutnya, kehadiraan teknologi dalam dunia kesehatan juga melengkapi tujuh indikator mutu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang harus dipenuhi rumah sakit.

Pertama, efektif. Jadi, semua keputusan strategis terkait pengembangan rumah sakit harus evidence-based. Selanjutnya, faktor safe. Kehadiran teknologi dapat membantu meningkatkan mutu keselamatan bagi tenaga kesehatan, pasien, lingkungan, dan keuangan rumah sakit.

Ketiga, people center care. Harapannya, tidak ada tembok tebal yang membatasi rumah sakit dan publik. Keempat, kehadiran teknologi digital juga dapat menghemat waktu.

"Kelima, digitalisasi membawa keadilan atau equitable bagi semua suku dan ras manusia,” jelas dr Kuntjoro dalam acara bertemakan “Hadapi Era Normal Baru Melalui Penerapan Teknologi Smart Hospital” itu.

Kemudian, digitalisasi juga membantu integrasi antarunit. Jadi, kolaborasi dapat dilakukan dengan lebih efektif. Terakhir adalah efisien. Dengan kecerdasan teknologi, semua proses penanganan di rumah sakit jadi lebih efisien.

Perencanaan digitalisasi infrastuktur

Untuk mendukung penggunaan teknologi digital dalam pengoperasiannya, rumah sakit juga harus memikirkan perencanaan digitalisasi infrastruktur. Manajemen rumah sakit juga harus memiliki perencanaan mekanikan dan elektrikal yang terintegrasi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI) Achmad Sutowo Sutopo.

Menurutnya, rumah sakit harus memastikan suplai listrik yang memadai tanpa adanya gangguan, pengaturan sistem tata udara yang baik, dan perencanaan pemeliharaan berkala terhadap sarana serta prasarana rumah sakit.

Selain itu, rumah sakit juga harus memberikan jaminan keselamatan pasien dari bahaya listrik dan kebakaran. Sebab, hal tersebut merupakan tujuan utama dalam digitalisasi infrastruktur rumah sakit.

“Perencanaan-perencanaan itu hanya dapat dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh sistem sehingga dapat menciptakan satu data lake yang dapat dianalisis secara menyeluruh. Rumah sakit juga dapat melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kegagalan yang berdampak terhadap keselamatan pasien dan tenaga medis,” ujar Achmad.

Platform berbasis IoT

Country Segment Business Leader, Healthcare, and Real Estate Schneider Electric Indonesia Ferry Kurniawan sependapat dengan dr Kuntjoro dan Achmad.

Menurutnya, ada tiga hal utama yang dapat terbantu berkat adanya digitalisasi di rumah sakit, yakni keselamatan pasien, pengalaman pasien, dan produktivitas staf.

“Sistem yang baik harus dapat menjangkau parameter patient safety. Selain itu, pengalaman pasien juga dapat meningkat dengan adanya teknologi. Pasien dapat dilayani, dirawat, dan keluar dengan cepat berkat penggunaan teknologi digital di rumah sakit,” jelas Ferry.

Digitalisasi juga bisa memungkinkan pasien dapat mengeset pengaturan suhu dan alat elektronik di kamarnya dengan leluasa sehingga dapat meningkatkan kenyamanan.

“Teknologi dapat meningkatkan produktivitas staf dan meningkatkan profitabilitas rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit dapat memanfaatkan teknologi digital, seperti EcoStruxure for Healthcare dari Schneider Electric,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, EcoStruxure for Healthcare didesain dengan sistem platform terbuka berbasis internet of things (IoT) untuk mendorong transformasi digital dalam pengelolaan energi dan automasi.

Platform EcoStruxure itu juga memberikan visibilitas dan kontrol terhadap seluruh infrastruktur rumah sakit melalui real-time monitoring, mobile insight, kemampuan digital twin, dan manajemen risiko yang proaktif.

“Dari segi efektivitas, Arsitektur EcoStruxure for Healthcare dapat meningkatkan daya uptime listrik hingga 15 persen, meningkatkan keandalan dan keamanan aset hingga 20 persen, mengoptimalkan kinerja jaringan listrik, serta mengurangi troubleshooting listrik hingga 20 persen,” ujar Ferry.

Dalam hal manajemen gedung, tambahnya, EcoStruxure for Healthcare memungkinkan manajemen rumah sakit melakukan efisiensi operasional dengan pengontrolan sistem tata udara secara otomatis dan berkala di seluruh ruangan.

Hal itu untuk memastikan temperatur, sirkulasi, tekanan ruangan, dan kelembaban udara terjaga guna mencegah terjadinya penyebaran dan perkembangbiakan virus di lingkungan rumah sakit.

https://money.kompas.com/read/2021/04/29/162300326/wujudkan-smart-hospital-rumah-sakit-perlu-bangun-infrastuktur-digital-di-semua

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mandiri Dorong Nasabah Beralih ke Super App Livin’ by Mandiri, Apa Saja Fiturnya?

Bank Mandiri Dorong Nasabah Beralih ke Super App Livin’ by Mandiri, Apa Saja Fiturnya?

Rilis
Ini Langkah Kemenhub dalam Pembukaan Travel Bubble di Batam dan Bintan

Ini Langkah Kemenhub dalam Pembukaan Travel Bubble di Batam dan Bintan

Whats New
IHSG Sesi I DItutup Melorot 1,47 Persen, Asing Lepas BBRI, ARTO, dan BBCA

IHSG Sesi I DItutup Melorot 1,47 Persen, Asing Lepas BBRI, ARTO, dan BBCA

Whats New
Menko Airlangga: Vaksinasi Dosis Primer Bakal Selesai pada Kuartal II-2022

Menko Airlangga: Vaksinasi Dosis Primer Bakal Selesai pada Kuartal II-2022

Whats New
Program JKP Diluncurkan 22 Februari, Menaker: Bukan Pengganti Kewajiban Pengusaha Bayar Pesangon PHK

Program JKP Diluncurkan 22 Februari, Menaker: Bukan Pengganti Kewajiban Pengusaha Bayar Pesangon PHK

Whats New
Syarat dan Cara Bayar Pajak Motor di Bank Jatim

Syarat dan Cara Bayar Pajak Motor di Bank Jatim

Spend Smart
Mengenal Bank, Asal Mula hingga Jenisnya

Mengenal Bank, Asal Mula hingga Jenisnya

Whats New
Apa Pengertian Tenaga Kerja dan Klasifikasinya?

Apa Pengertian Tenaga Kerja dan Klasifikasinya?

Whats New
Varian Omicron Melonjak, Menko Airlangga: Tingkat Kesembuhan 96,40 Persen, tapi Harus Tetap Waspada

Varian Omicron Melonjak, Menko Airlangga: Tingkat Kesembuhan 96,40 Persen, tapi Harus Tetap Waspada

Whats New
Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Whats New
Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Whats New
Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Whats New
Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.