Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mudah, Begini Cara Daftar Bukalapak Paylater

President BukaFinancial & Digital Bukalapak Victor Lesmana mengatakan, melalui inovasi teknologi pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi pengguna, terutama membantu meningkatkan penjualan UMKM di masa pandemi Covid-19.

“Fitur Bukalapak Paylater membantu memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi pengguna. Pengguna dapat mengatur cash flow dengan lebih baik, membantu pelaku UMKM meningkatkan penjualannya terutama di masa pandemi, dan sekaligus meningkatkan kualitas hidup,” ungkap Victor dalam siaran pers, Senin (3/5/2021).

Lantas bagaimana cara mendaftar Bukalapak Paylater?

Bagi pengguna yang sudah memiliki akun Bukalapak hanya perlu menambahkan KTP dan mengisi data diri untuk mengaktifkan akun dan menggunakan fitur pay later ini.

Dalam waktu singkat, pengajuan akun akan disetujui, kemudian pengguna akan mendapatkan limit sebesar Rp 500.000 yang bisa digunakan untuk berbelanja di Bukalapak dengan bunga 0 persen, untuk pembayaran dalam waktu 30 hari.

VP Business Development Kredivo Krishnadas mengatakan, Bukalapak Paylater menjadi fitur pay later pertama untuk Kredivo. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan peluang bisnis Bukalapak dan Kredivo tahun ini.

“Ini merupakan kali pertama kami memberikan layanan paylater white-label dengan limit yang eksklusif kepada mitra. Kami berharap fitur pay later ini dapat membantu meningkatkan bisnis Bukalapak sesuai dengan proyeksi pada tahun ini,” kata Krishnadas.

Pengajuan untuk mendapatkan fitur Bukalapak Paylater ini sudah bisa diakses oleh pengguna di aplikasi Bukalapak mulai hari ini.

Bukalapak menjanjikan akan ada banyak promo-promo menarik dan layanan yang memudahkan pengguna bertransaksi menggunakan pay later, seperti diskon hingga 90 persen dengan kode promo.

Saat ini, pandemi Covid-19 telah meningkatkan penetrasi masyarakat terhadap ekonomi digital khususnya e-commerce. Bank Indonesia memperkirakan transaksi e-commerce akan naik hingga 33,2 persen pada tahun ini, dimana pada tahun 2020, transaksi e-commerce masih mengalami kenaikan transaksi sebesar 23,3 persen walau dilanda pandemi.

Di sisi lain, melonjaknya transaksi e-commerce juga mendongkrak penggunaan layanan digital keuangan seperti pay later. Berdasarkan studi internal Coherent Market Insight, pasar global untuk layanan paylater diprediksi tumbuh dari 5 juta dollar AS dari tahun 2019 menjadi 33,6 juta dollar AS di 2027.

https://money.kompas.com/read/2021/05/03/160926026/mudah-begini-cara-daftar-bukalapak-paylater

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Whats New
Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Whats New
Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Whats New
Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Whats New
Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Whats New
Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Smartpreneur
Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Whats New
IHSG Februari Diprediksi Bisa Sentuh Level 7.000

IHSG Februari Diprediksi Bisa Sentuh Level 7.000

Whats New
Penting, UMKM Harus Mulai Mendaftarkan Merek Dagang

Penting, UMKM Harus Mulai Mendaftarkan Merek Dagang

Whats New
Ini 4 Ketrampilan dan Cara Menghadapi Seorang Introvert di Tempat Kerja

Ini 4 Ketrampilan dan Cara Menghadapi Seorang Introvert di Tempat Kerja

Work Smart
Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Whats New
IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

Whats New
Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Whats New
Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Whats New
Pembangunan 2 Terminal di Sumut Telan Biaya Rp 43 Miliar

Pembangunan 2 Terminal di Sumut Telan Biaya Rp 43 Miliar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+