Salin Artikel

Di Wilayah Ini, Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Mahal Jelang Lebaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan gejolak harga bahan pokok jelang Lebaran yang cenderung dipengaruhi oleh pengetatan distribusi oleh Pemerintah.

Terlebih Pemerintah resmi melakukan penyekatan keluar masuk orang di sejumlah wilayah sejak 6 Mei 2021.

Deputi bidang Kajian dan Advokasi KPPU Taufik Ariyanto mengatakan, secara rata-rata, fluktuasi masih terjadi di komoditas daging sapi, ayam, dan cabai.

"Gejolak harga ini juga dipengaruhi oleh masa panen di beberapa bahan pokok dan meningkatnya permintaan konsumen selama satu bulan terakhir terhadap bahan pokok jelang lebaran. Selain itu, meningkatnya harga pangan juga disebabkan dari harga dasar sebelum importasi beberapa barang melonjak, serta panjangnya rantai pasok sampai ke konsumen akhir," ujar Taufik saat press conference virtual, Kamis (6/5/2021).

Taufik membeberkan, ada beberapa wilayah yang mengalami gejolak harga selama menjelang lebaran.

Di Wilayah I yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau, komoditas daging sapi rata-rata mengalami kenaikan sebesar 12 persen di awal April, tetapi setelah itu harga kembali stabil.

Lalu, harga cabai mengalami kenaikan di awal hingga pertengahan April, tetapi selanjutnya mengalami penurunan.

"Sementara untuk harga ayam mengalami fluktuasi dimana terdapat kenaikan di awal April, namun di awal Mei mengalami penurunan," ungkapnm Taufik.

Lalu untuk wilayah II yaitu Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung, komoditas daging sapi mengalami rata-rata kenaikan mencapai 7 persen di awal April, selanjutnya stabil di awal Mei.

Sementara untuk cabai mengalami penurunan di awal April kemudian stabil di akhir April hingga awal Mei.

"Ayam mengalami fluktuasi di mana terdapat kenaikan di awal April, namun selanjutnya stabil di kisaran Rp 30.000 per kilogram, dan harga minyak goreng juga mengalami kenaikan sebanyak 1 persen di awal April hingga awal Mei," jelasnya.

Selanjutnya untuk wilayah III yaitu Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, daging sapi mengalami kenaikan pada awal bulan April hingga awal Mei.

Rata-rata kenaikan mencapai 10 persen.

Daging ayam juga serupa yang mengalami kenaikan pada awal bulan April, tetapi pada awal Mei berangsur turun.

"Telur ayam mengalami kenaikan pada awal bulan April namun pada awal Mei berangsur turun, minyak goreng mengalami kenaikan pada awal bulan April hingga awal bulam Mei rata-rata sebesar 3 persen," bebernya.

Sementara itu untuk wilayah IV yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTT, dan NTB, komoditas daging sapi mengalami kenaikan kecuali di provinsi Bali dan NTT.

Lalu komoditas ayam mengalami kenaikan di awal bulan April dan cabai mengalami kenaikan terutama di Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Ke depan, KPPU akan tetap melakukan pengawasan atas perkembangan harga komoditas bahan pokok tersebut, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha yang terjadi tidak lama setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Kami juga tetap mengharapkan dukungan setiap pihak untuk turut mengawasi berbagai kenaikan harga yang tidak wajar dan melaporkan ke KPPU, sehingga potensi pelanggaran persaingan usaha di berbagai komoditas bahan pokok dapat ditekan," ungkap Taufik.

https://money.kompas.com/read/2021/05/07/053716826/di-wilayah-ini-harga-daging-ayam-dan-daging-sapi-mahal-jelang-lebaran

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Rilis
 ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

Whats New
Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Rilis
Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Rilis
Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Rilis
Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Whats New
Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Whats New
Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Rilis
Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Whats New
Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Work Smart
 Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.