Salin Artikel

IHSG Diprediksi Menguat, Cek Saham-saham yang Bisa Dicermati

Menurut Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan, perkiraan IHSG yang menguat ini berdasarkan secara teknikal terlihat ada potensi uptrend jangka pendek. Didukung indicator MACD yang mulai mengindikasikan tren akumulasi dan stochastic yang melebar setelah membentuk golden cross.

Selain itu, para pelaku Pasar Modal dan investor tengah menantikan laporan data inflasi dan manufaktur yang diharapkan mampu memberikan sentimen positif.

"Investor akan mencermati rilis data inflasi dan data manufaktur," kata dia dalam analisa serta rekomendasi tersebut.

Adapun pergerakan IHSG awal pekan Juni ini berada di level support dan resisten kisaran 5.831 hingga 6.005.

Sementara itu, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mencermati pergerakan IHSG hari ini terlihat telah berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik.

"Sedangkan jelang rilis data perekonomian tingkat inflasi disinyalir masih berada dalam kondisi yang stabil tentunya memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Kuatnya fundamental perekonomian juga turut menjadi penopang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG masih berpotensi untuk bergerak menguat terbatas," ujar William.

Sedangkan Analis Panin Sekuritas William Hartanto, seiring pola double bottom dan berakhirnya bulan Mei juga mengakhiri fenomena sell in May, IHSG berpotensi menguat kembali.

"Estimasi resisten terdekat adalah pada level psikologis 6.000 dan 5.840 yang sebelumnya merupakan neckline pola double bottom sudah menjadi support baru," sebut dia.


Adapun saham-saham yang bisa dicermati sebagai berikut:

1. Artha Sekuritas

MNCN

Target harga mulai 1.000-1.025

Entry level: 935-960

Stop loss pada level 920

Mengalami koreksi namun masih tertahan di sekitar level support.

SCMA

Target harga mulai 1.820-1.870

Entry level: 1.670-1.720

Stop loss pada level 1.620

Menguat dan breakout resistance dengan volume tinggi. Berpotensi kembali melanjutkan penguatan.

MEDC

Target harga mulai 740-760

Entry level: 680-695

Stop loss pada level 665

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas support.

2. Panin Sekuritas

ACES

Menguat menembus resisten 1.490 mengawali tren menguat.

Rekomendasi buy di level 1.480-1.490, take profit 1.580-1.600, stop loss di bawah 1.415.

Support: 1.490 sampai level 1.415.

Resisten: 1.580 hingga 1.600.

ASII

Berpotensi membentuk pola double bottom dengan demand zone pada kisaran 5.025-5.150.

Rekomendasi: speculatif buy and hold hanya selama harga mampu bertahan di atas demand zone, take profit 5.800.

Support: 5.150 sampai level 5.025.

Resisten: 5.675 hingga 5.800.

SCMA

Menguji supply zone pada area 1.715-1.815 dan 2.040-2.100 sebagai target lanjutan.

Rekomendasi sell on strength jika tidak mampu menembus supply zone.

Support: 1.575 sampai level 1.385.

Resisten: 1.715 hingga 1.815.

SMRA

Membentuk pola descending triangle dengan resistance pada 980.

Rekomendasi buy 930-940, take profit 980-1.050, stop loss di bawah level 900.

Support: 900.

Resisten: 980 hingga 1.000.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/06/02/085137626/ihsg-diprediksi-menguat-cek-saham-saham-yang-bisa-dicermati

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenhub Siapkan Transportasi Cerdas dan Terintegrasi di IKN

Kemenhub Siapkan Transportasi Cerdas dan Terintegrasi di IKN

Whats New
Diminta IMF Sudahi 'Burden Sharing', BI Janji Berakhir Tahun Ini

Diminta IMF Sudahi "Burden Sharing", BI Janji Berakhir Tahun Ini

Whats New
Konsumen: Pengertian, Prinsip Ekonomi, Hak dan Kewajibannya

Konsumen: Pengertian, Prinsip Ekonomi, Hak dan Kewajibannya

Earn Smart
Bakal Melantai di BEI Hari Ini, BAUT Tertapkan Harga IPO Rp 100 Per Saham

Bakal Melantai di BEI Hari Ini, BAUT Tertapkan Harga IPO Rp 100 Per Saham

Whats New
Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Whats New
Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.