Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Tambah Pendapatan Petani, RJIT Diklaim sebagai Kegiatan Padat Karya

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil mengatakan, program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) merupakan bagian dari kegiatan padat karya guna menambah pendapatan petani.

"Kegiatan rehabilitasi bukan hanya untuk membenahi saluran irigasi yang rusak.
Namun, RJIT juga dimaksudkan untuk memaksimalkan fungsi irigasi, sehingga bisa mendukung peningkatan produktivitas pertanian," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (15/6/2021).

Menurut Ali, dengan pengaturan air yang baik maka akan membuat hasil pertanian juga meningkat.

Pasalnya, dalam sektor pertanian, air tetap harus diatur sedemikian rupa meski menjadi kebutuhan mendasar.

"Dengan pasokan air yang cukup, budidaya pertanian juga menjadi baik. Dalam konteks itu, maka program RJIT dirancang sebagai water management agar petani terus dapat meningkatkan produktivitas mereka," imbuh Ali.

Senada dengan Dirjen PSP Kementan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, program RJIT dirancang guna memenuhi berbagai kebutuhan untuk petani.

Hal pertama dan utama dari program tersebut, kata dia, adalah peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas petani.

"Kami terus bekerja untuk memajukan pertanian Indonesia. Salah satu indikator kemajuan sektor pertanian adalah peningkatan produktivitas pertanian. Artinya, juga meningkatkan pula tingkat kesejahteraan petani," kata SYL.

Kementan perluas serapan program RJIT

Atas dasar itu, Kementan terus memperluas serapan program RJIT. Salah satunya kegiatan rehabilitasi di Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

Program RJIT tersebut diperuntukkan bagi Kelompok Tani (Poktan) Tani Murni. Adapun hasilnya dapat menstabilkan pola penanaman petani setempat.

Kementan mengaku, kalender tanam petani Mojokerto berjalan tepat waktu berkat program RJIT.

Terbukti, Ketua Poktan Tani Murni Poniran mengatakan, pihaknya dapat melakukan penanaman serentak sesuai jadwal atau kalender tanam sesuai kesepakatan kelompok.

“Selain itu, program RJIT juga berdampak terhadap peningkatan IP, dari nilai semula 200 menjadi IP 250,” ujar Poniran.

Bahkan, sebut dia, setelah dilakukan rehabilitasi, kondisi saluran air dapat terdistribusi dengan lancar.

"Sebelumnya kondisi saluran ini berupa tanah dan banyak mengalami kebocoran akibat kerusakan pada bagian penahan. Namun, dengan adanya program RJIT dari Kementan, saluran dibuat permanen menggunakan konstruksi pasangan batu belah, sehingga air menjadi lancar," kata Poniran.

Untuk pengambilan air di saluran tersier itu, imbuh dia, berasal dari Daerah Irigasi (DI) Pudak Sari Kanan.

Sementara itu, Direktur Irigasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementan Rahmanto menyampaikan konstruksi panjang saluran tersier rehabilitasi sepanjang 240 meter (m).

“Dampak kegiatan program RJIT ini dapat mengairi lahan sawah seluas 80 hektare (ha) dari semula hanya 55 ha. Dengan begitu, ada penambahan luas layanan irigasi sebanyak 25 ha," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan saluran dikerjakan langsung oleh anggota kelompok penerima manfaat.

Hal tersebut dimaksudkan agar kualitas pekerjaan semakin baik dan volume saluran lebih panjang. Sebab, partisipasi kelompok cukup besar dalam pembangunan. Begitu pula rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap rehabilitasi saluran irigasi.

https://money.kompas.com/read/2021/06/15/154622026/tambah-pendapatan-petani-rjit-diklaim-sebagai-kegiatan-padat-karya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+