Salin Artikel

Kembangkan Potensi Daerah, Arsjad Rasjid Dukung Produksi Aspal Buton

KOMPAS.com – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid mengatakan akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi daerah untuk meningkatkan perekonomian.

Hal tersebut ia buktikan melalui billboard berisikan dukungan Arsjad terhadap potensi aspal Buton yang terpasang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dalam media billboard, Arsjad yang mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam terlihat mengepalkan tangan sebagai tanda dukungan. Pada gambar itu, ia memberikan pesan “Ayo, bangun Indonesia dengan aspal Buton!”.

Menurut Arsjad, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin yang digelar pada Rabu (30/6/2021) di Kendari sangat tepat untuk dijadikan momentum mengangkat aspal Buton.

“Gencarnya pembangunan infrastruktur, termasuk jalan nasional yang saat ini dilakukan pemerintah di seluruh negeri bisa dimanfaatkan untuk mendorong produksi aspal Buton," imbuhnya dalam keterangan tertulis diterima Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Tidak hanya aspal Buton, lanjut Arsjad, penyelenggaraan Munas VIII Kadin juga menjadi waktu tepat menyuarakan berbagai potensi alam Sulawesi Tenggara, seperti nikel, emas, minyak, gas, perikanan, perkebunan, dan pertanian.

Pada kesempatan sama, pengusaha asal Sulawesi Tenggara sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Burrawa Group Jaffray Bittikaka mengapresiasi dukungan pengembangan asal Buton yang diberikan Arsjad.

“Potensi tersebut bisa menjadi kekuatan perekonomian Indonesia. Selain itu, jaringan bisnis yang dimiliki Arsjad dapat membuka peluang investor untuk turut serta mempercepat industri aspal Buton,” kata Jaffray.

Ia menjelaskan, deposit aspal alam di Pulau Buton memiliki cadangan terbesar di dunia dan tersebar membentang dari Teluk Sampolawa hingga Teluk Lawele.

Sementara, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi mengatakan, pelaksanaan Munas VIII Kadin akan berdampak positif dalam menstimulasi perekonomian daerah.

“Dengan hadirnya para pengusaha nasional di Kendari, kami berharap dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di Sulawesi Tenggara yang kaya akan sumber daya alamnya,” imbuh Ali.

Untuk diketahui, kegiatan Munas VIII Kadin tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pengusaha dari seluruh wilayah di Indonesia. Dengan begitu, acara ini berpotensi melahirkan sinergi antarpelaku usaha dan investor.

“Melalui dukungan investasi, pemanfaatan potensi daerah bisa ditingkatkan lebih besar, mulai dari hulu hingga hilir,” jelas Arsjad.

Ia melanjutkan, dengan langkah tersebut, nantinya ekspor Indonesia tidak lagi hanya berupa bahan mentah namun bisa ditingkatkan sebagai barang jadi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami mengajak semua untuk menguatkan sinergi bersama, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kalangan pengusaha, dan investor untuk mendukung potensi daerah,” imbuh Arsjad.

Menjadi kandidat Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026, Arsjad Rasjid mengusung pilar pemberdayaan ekonomi daerah untuk memajukan ekonomi nasional.

“Setiap daerah memiliki potensi, tantangan, dan prioritas yang berbeda-beda. Oleh karena itu, saya mendukung penuh pengembangan potensi di daerah agar mampu mencetak pengusaha dan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka kemiskinan,” jelas Arsjad.

Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Eka Sastra mendukung penuh komitmen Arsjad dalam mengembangkan potensi daerah.

“Selain mengusung semangat untuk membangun Kadin baru yang inklusif dan kolaboratif, Arsjad Rasjid juga memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan potensi daerah. Ini yang membuat kami memberikan dukungan penuh kepada Arsjad Rasjid untuk memimpin Kadin Indonesia,” ujar Eka

https://money.kompas.com/read/2021/06/30/114138526/kembangkan-potensi-daerah-arsjad-rasjid-dukung-produksi-aspal-buton

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.