Salin Artikel

Kemenkumham Buka 3.971 Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan SMA

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) membuka 4.558 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Dari formasi yang dibuka tersebut paling banyak untuk CPNS lulusan SMA sederajat.

Adapun jabatan yang bisa diisi para pelamar CPNS lulusan SMA sederajat ini untuk posisi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian sebanyak 3.971 formasi. Nantinya mereka akan disebar di 32 kantor wilayah Kemenkumham di seluruh Indonesia.

Untuk penjaga tahanan, Kemenkumham membuka 3.876 formasi CPNS. Dari ribuan formasi tersebut terdiri dari 3.511 pria dan 264 wanita.

Sedangkan kuota untuk putra/putri Papua sebanyak 70 pria dan 9 wanita. Untuk putra/putri Papua Barat sebanyak 20 pria dan 2 wanita.

Kemudian, untuk jabatan Pemeriksa Keimigrasian kuota yang dibuka sebanyak 95. Dari 95 formasi tersebut nantinya akan disebar di 32 kantor wilayah Kemenkumham di seluruh Indonesia.

Dari 95 formasi itu terdiri dari 75 pria yang lima diantaranya berasal dari putra Papua dan Papua Barat. Sedangkan 15 untuk wanita yang 1 diantaranya diperuntukan bagi putri Papua dan Papua Barat.

Berikut rincian lengkap formasi CPNS 2021 Kemenkumham:

  • Penjaga Tahanan

Untuk posisi ini dibutuhkan 3.876 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni SLTA Sederajat

  • Pemeriksa Keimigrasian

Untuk posisi ini dibutuhkan 95 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni SLTA Sederajat

  • Terampil - Perawat

Untuk posisi ini dibutuhkan 180 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni D-III Keperawatan

Terampil - Bidan
Untuk posisi ini dibutuhkan 23 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni D-III Kebidanan

  • Terampil - Pranata Keuangan APBN

Untuk posisi ini dibutuhkan 33 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni D-III Akuntansi/Ekonomi/Keungan/Manajemen/Administrasi Negara

  • Ahli Pertama - Analis Anggaran

Untuk posisi ini dibutuhkan 47 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-1 Ekonomi/Akuntansi/Administrasi Negara/Administrasi Pemerintahan/Hukum/Kebijakan Publik

Ahli Pertama - Analis Hukum
Untuk posisi ini dibutuhkan 10 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-1 Hukum

  • Ahli Pertama - Pembimbing Kemasyarakatan

Untuk posisi ini dibutuhkan 158 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-1 Psikologi/Hukum/Ilmu Politik/Kesejahteraan Sosial/Ekonomi Manajemen/Kriminologi/Sosiologi/Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan/Antropologi/Ilmu Komunikasi

  • Ahli Pertama - Penyuluh Hukum

Untuk posisi ini dibutuhkan 33 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-1 Hukum

  • Ahli Pertama - Pranata Komputer

Untuk posisi ini dibutuhkan 45 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-1 Teknik Komputer/Ilmu Komputer/Teknik Informatika/Sistem Informasi

Ahli Pertama Dokter
Untuk posisi ini dibutuhkan 50 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni Dokter Umum

  • Asisten Ahli - Dosen

Untuk posisi ini dibutuhkan 8 orang. Adapun kualifikasi pendidikannya, yakni S-2 Administrasi Publik/Ilmu Administrasi Negara/Administrasi negara.

Tata Cara Pendaftaran CPNS 2021 Kemenkumham

https://money.kompas.com/read/2021/06/30/160000726/kemenkumham-buka-3.971-formasi-cpns-2021-untuk-lulusan-sma

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.