Salin Artikel

IHSG Akhir Pekan Ditutup di Zona Merah, Rupiah Stagnan

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.041,36 atau turun 16,71 poin (0,28 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.058,08. Dari penguatan indeks tersebut, tercatat aksi beli bersih asing Rp 467,83 miliar di seluruh pasar.

Sebanyak 184 saham melaju di zona hijau dan 320 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 10,19 triliun dengan volume 19,3 miliar saham.

Adapun penyumbang penurunan IHSG sore ini antara lain sektor finance 0,9 persen, property 0,41 persen, dan consumer 0,11 persen. Asing catatkan aksi jual bersih tertinggi pada saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 57,9 miliar. BMRI ditutup melemah di level Rp 5.800 per saham, dengan volume 17,9 juta saham dan total transaksi Rp 103,8 miliar.

Menyusul, saham Bank Jago (ARTO) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BMRI sebesar Rp 37,9 miliar. Sepanjang hari ini ARTO mencatat total transaksi sebesar Rp 217,1 miliar dengan volume 13,9 juta saham. ARTO melemah 1,9 persen di level 15.525 per saham.

Saham Erajaya Swasembada (ERAA) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah ARTO, senilai Rp 30,2 miliar. ERAA sore ini terkoreksi 3,4 persen di level Rp 555 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 72,4 miliar dengan volume 129,5 miliar saham.

Saham Bukalapak (BUKA) dan Matahari Department Store (LPPF) sore ini masih mencatatkan aksi jual bersih tertinggi masing-masing Rp 61,8 miliar dan Rp 55,1 miliar. Saham BUKA sore ini ditutup menguat 0,57 persen di level Rp 875 per saham, sementara LPPF naik 3,21 persen di level Rp 2.570 per saham.


Adapun top losers sore ini antara lain saham Bank Neo Commerce (BBYB) yang anjlok 6,7 persen di level Rp 1.590 per saham, Berkah Beton Sadaya (BEBS) terjun 4,5 persen di level Rp 1.055 per saham, dan Unilever (UNVR) yang turun 1,47 persen di level Rp 4.030 per saham.

Sementara itu, top gainer sore ini antara lain saham Matahari Putra Prima (MPPA) yang melesat 11,1 persen di level Rp 900 per saham. Kemudian, saham Elang Mahkota Teknologi (EMTK) menguat 2,4 persen di level Rp 2.100 per saham, dan saham Bank Negara Indonesia (BBNI) yang bertambah 1,4 persen di level 5.300 per saham.

Adapun indeks Asia sore ini mayoritas negatif dengan penurunan indeks Strait Times 0,93 persen, indeks Nikkei 0,36 persen, dan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,03 persen. Sementara itu, indeks Shanghai Komposit menguat 0,59 persen.

Bursa saham Eropa sore ini positif, dengan kenaikan indeks FTSE 0,1 persen, dan indeks Xetra Dax 0,03 persen.

Sedangkan pada penutupan perdagangan di pasar spot, mata uang garuda ditutup stagnan. Melansir Bloomberg, rupiah betah di level Rp 14.418 per dollar AS atau tidak bergerak dibanding penutupan kemarin.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/08/27/155554426/ihsg-akhir-pekan-ditutup-di-zona-merah-rupiah-stagnan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.