Salin Artikel

Penutupan Sesi I, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada Rabu (1/9/2021).

Demikian juga dengan mata uang garuda yang melemah di pasar spot.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada posisi 6.105,66 atau turun 44,63 persen (0,73 poin) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.150,29.

Aksi jual bersih asing tercatat Rp 196,9 miliar di seluruh pasar.

Sementara itu, terdapat 214 saham yang hijau, 249 saham merah dan 172 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 6,2 triliun dengan volume 14,12 miliar saham.

Siang ini, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) catatkan aksi jual tertinggi Rp 14,2 miliar. INKP siang ini menguat 0,32 persen di level Rp 7.925 per saham.

Adapun volume perdagangan INKP mencapai 11,6 juta saham dengan total transaksi Rp 92,3 miliar.

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Barito Pasific (BRPT) sebesar Rp 13,5 miliar. BRPT siang ini terperosok 4,23 persen di level Rp 1.020 per saham.

BRPT mencatatkan total transaksi Rp 40,2 miliar dengan volume 38,7 juta saham.

Menyusul BRPT, MNC Studios International (MSIN) juga catatkan aksi jual bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 13,1 miliar. MSIN melemah 1,8 persen di level Rp 530 per saham.

Total transaksi MSIN siang ini mencapai Rp 18 miliar dengan volume 33,9 juta saham.

Aksi beli bersih tertinggi siang ini antara lain Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 30,9 miliar, Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 27 miliar, dan Matahari Department Store (LPPF) sebesar Rp 22,5 miliar.

Losers siang ini, yaitu Bukalapak (BUKA) yang anjlok 4,23 persen di level Rp 905 per saham, Bank Jago (ARTO) juga turun 3,13 persen di level Rp 14.700 per saham, dan Astra International (ASII) di level Rp 5.150 per saham atau terkoreksi 1,44 persen.

Gainers siang ini antara lain, saham Bank Danamon (BDMN) yang meroket 8,09 persen di level Rp 2.540 per saham, kemudian Bank Neo Commerce (BBYB) yang melesat 6,58 persen di level Rp 1.620 per saham, dan Bukit Asam (PTBA) yang menguat 3,32 persen di level Rp 2.180 per saham.

Bursa Asia siang ini positif dengan kenaikan indeks Strait Times Singapura 1,03 persen, Hang Seng Hong Kong 0,46 persen, Shanghai Komposit 0,41 persen, dan indeks Nikkei 1,16 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak negatif.

Pukul 12.16 WIB mata uang garuda melemah di level Rp 14.305 per dollar AS atau turun 38 poin (0,26 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.267 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/09/01/130128026/penutupan-sesi-i-rupiah-dan-ihsg-kompak-melemah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Minyak Dunia Menguat Dalam Sepekan, Ini Sebabnya

Harga Minyak Dunia Menguat Dalam Sepekan, Ini Sebabnya

Whats New
Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Lanjutkan Kenaikan?

Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Lanjutkan Kenaikan?

Whats New
Sederet Dampak Kenaikan Tarif Ojol: Inflasi Tinggi hingga Tambah Macet

Sederet Dampak Kenaikan Tarif Ojol: Inflasi Tinggi hingga Tambah Macet

Whats New
[POPULER MONEY] Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta | Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur

[POPULER MONEY] Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta | Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur

Whats New
Diundur, Tarif Baru Ojol Berlaku Mulai 29 Agustus 2022

Diundur, Tarif Baru Ojol Berlaku Mulai 29 Agustus 2022

Whats New
Cara Bayar Shopee PayLater Sebelum Jatuh Tempo di ATM hingga Alfamart

Cara Bayar Shopee PayLater Sebelum Jatuh Tempo di ATM hingga Alfamart

Spend Smart
Simak 5 Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan dan Syaratnya

Simak 5 Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan dan Syaratnya

Whats New
Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Whats New
Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Whats New
Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Whats New
Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Earn Smart
Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Whats New
IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

Whats New
Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Whats New
Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.