Salin Artikel

ATW Group Targetkan Pemasangan Panel Surya Atap Capai 200 MW pada 2023

"Target 2023 itu kami miliki target instalasi 200 MW, di mana kami sangat optimis itu bisa tercapai," ujar Marketing & Corporate Sales Director ATW Solar Indonesia Wilson Tanuwijaya saat diskusi dengan Kompas.com, dikutip Senin (6/9/2021).

Ia menjelaskan, optimisme itu tercermin dari realisasi pemasangan panel surya yang sudah mencapai sekitar 80 MW hingga saat ini.

Pada tahun ini saja, ATW telah memasang instalasi panel surya sebanyak 30 MW di kuartal III-2021. Wilson bilang, capaian di tengah masa pandemi Covid-19 itu, meningkat pesat dibandingkan tahun pertama ATW berdiri pada akhir 2017.

Selama setahun pertama beroperasi, perusahaan hanya melakukan pemasangan panel surya sebanyak 30 kilowatt (KW). Artinya terjadi peningkatan signifikan dalam kurun waktu sekitar 4 tahun.

"Sedangkan saat ini di 2021 kita jualan dalam satu tahun itu bisa melakukan instalasi sampai 30 MW. Ini perkembangannya seribu kali lipat, 30 MW itu kan 3.000 KW," ungkapnya.

Menurut Wilson, saat ini masih terdapat antrian pemasangan panel surya. Hingga akhir tahun 2021, perseroan pun menargetkan bisa melakukan pemasangan mencapai 40 MW instalasi panel surya.

"Masih banyak lagi yang sekarang ini sebenarnya ngantri, yang akan di rollover ke tahun depan," imbuh dia.


Ia menjelaskan, pangsa pasar ATW saat ini memiliki tiga segmen yakni residensial atau perumahan, komersial atau pabrik maupun perkantoran, dan utilitas. Saat ini sebagian besar pemasangan panel surya masih berfokus di segmen perumahan dan komersial.

Wilson mengatakan, jumlah pemasangan panel surya memang paling banyak berasal dari segmen perumahan, namun dari segi kapasitas, kontribusi paling besar berasal dari segmen komersial. Secara rinci dari segi ukuran yakni komersial sebesar 30 MW dan residensial hanya 1 MW.

"Untuk pasar residensial, kami melihat perkembangannya, terutama saat WFH (work from home/kerja di rumah). Orang yang biasanya menggunakan listrik enggak begitu care, ketika WFH lumayan costly, sehingga mereka mulai melihat alternatif saving energy," jelas dia.

Sementara di pasar komersial, lanjutnya, pabrik-pabrik kawasan industri antusias untuk melakukan pemasangan PLTS Atap. Hal ini didukung pula dengan semakin turunnya harga panel surya yakni dalam 10 tahun terakhir terjadi penurunan harga mencapai 80 persen.

Menurut Wilson, dalam satu pekan ATW mampu melakukan kunjungan ke 4-5 pabrik untuk memberikan proposal pemasangan panel surya. Saat ini perusahaan tengah membidik pasar segmen pemerintahan, termasuk ke BUMN yakni dengan melakukan instalasi PLTS di PT Adikarya (Persero) dan PT KAI (Persero).

"Jadi kalau lihat pasarnya, itu naiknya sangat eksponensial, tinggi sekali," pungkas dia.

https://money.kompas.com/read/2021/09/06/125705526/atw-group-targetkan-pemasangan-panel-surya-atap-capai-200-mw-pada-2023

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Whats New
Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Whats New
Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Whats New
Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Spend Smart
Lima Tips Cuan 'Trading' Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Earn Smart
Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Whats New
Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Whats New
Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Rilis
Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030,  Ini Strategi Freeport Indonesia

Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030, Ini Strategi Freeport Indonesia

Whats New
Pasar Kripto Dalam Tren 'Bearish', Tokocrypto Gratiskan Biaya 'Trading' dan Beli Bitcoin

Pasar Kripto Dalam Tren "Bearish", Tokocrypto Gratiskan Biaya "Trading" dan Beli Bitcoin

Whats New
Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Whats New
IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Whats New
PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

Whats New
Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.