Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mendag: Ekonomi Digital Akan Mengikis Gap antara Orang Kaya dan Miskin

Menurut Mendag, berdasarkan studi Asian Development Bank (ADB), ekonomi digital akan mengikis kesenjangan yang selama ini telah terjadi.

"Jadi dengan adanya ekonomi digital ini akan terkikis antara yang punya dan tidak punya, gap antara yang kaya dan miskin," kata Mendag Lutfi dalam acara Launching Produk Bersama Warung Pangan yang disiarkan virtual, Kamis (16/9/2021).

Perkembangan ekonomi digital juga sudah jadi perhatian global. Bahkan kata Mendag, salah satu topik yang dibahas di sidang ASEAN yaitu masalah ekonomi digital.

"Saya kemarin baru sidang ASEAN selama lebih dari 4 hari. Yang kita bicarakan itu adalah bagaimana masalah ekonomi digital," kata Lutfi.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh RNI, BGR, dan PTPN yang membuat ekosistem baru dalam wujud Warung Pangan.

Warung pangan didirikan untuk mendukung rantai pasok pangan di sisi hilir hingga sampai ke masyarakat.

Mendag menilai, dibentuknya Warung Pangan yang memanfaatkan inovasi teknologi digital merupakan suatu terobosan.

"Ini adalah terobosan kita yang mesti kita dukung, saya titip pesan karena ini berbasiskan teknologi jadi anda harus bersandar pada inovasi," ungkap Mendag.

Mendag juga menilai, Warung Pangan tak hanya dapat menolong para pembeli saja, tapi juga penjualnya, hingga para petani.

"Ini memberikan nilai tambah kepada petani, pelaku usaha yang NTP nya kadang-kadang untung kebanyakan ruginya. Jadi memberikan terobosan opsi kepada petani-petani kita untuk bisa menjual di dalam," ujar Mendag.

https://money.kompas.com/read/2021/09/16/144702326/mendag-ekonomi-digital-akan-mengikis-gap-antara-orang-kaya-dan-miskin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke