Salin Artikel

IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Kamis (23/9/2021). Berbeda dengan mata uang garuda di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada posisi 6.134,31 atau naik 0,43 persen (26,05 poin) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.108,26.

Sementara itu, terdapat 268 saham yang hijau, 219 saham merah dan 165 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 7,79 triliun dengan volume 16,46 miliar saham.

Siang ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi beli bersih tertinggi Rp 385,1 miliar. BBRI siang ini melesat 3,32 persen di level Rp 3.730 per saham.

Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 243,7 juta saham dengan total transaksi Rp 895,4 miliar.

Net buy asing tertinggi juga dicatatkan oleh Bukalapak (BUKA) sebesar Rp 92,9 miliar. BUKA siang ini melesat 4,7 persen di level Rp 890 per saham. BUKA mecatatkan total transaksi Rp 351,7 miliar dengan volume 399,4 juta saham.

Menyusul Bank BCA (BBCA) yang juga catatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 71 miliar. BBCA melemah 0,08 persen di level Rp 32,750 per saham. Total transaksi BBCA siang ini mencapai Rp 179 miliar dengan volume 5,5 juta saham.

Aksi jual bersih tertinggi siang ini antara lain Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Astra International (ASII) masing-masing sebesar Rp 35,5 miliar dan Rp 15,3 miliar. BBNI siang ini melemah 0,49 persen di level Rp 5.125 per saham, dan ASII turun 0,95 persen di level Rp 5.225 per saham.

Gainers siang ini antara lain, Wijaya Karya (WIKA) yang melesat 5,4 persen di level 1.155 per saham, Bank Jago (ARTO) yang naik 2,9 persen di level Rp 16.775 per saham, kemudian Adaro Energy (ADRO) yang bertambah 2,5 persen di level Rp 1.435 per saham.

Losers siang ini antara lain, Summarecon Agung (SMRA) yang anjlok 4,7 persen di level Rp 810 per saham, Adi Sarana Armada (ASSA) juga teperosok 3,59 persen di level Rp 3.490 per saham, dan Tower Bersama Infrastructure (TBIG) di level Rp 3.080 per saham atau melemah 2,84 persen.

Bursa asia siang ini dominasi hijau dengan kenaikan indeks Hang Seng Hong Kong 0,46 persen, Strait Times Singapura 0,93 persen, dan Shanghai Komposit 0,31 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak melemah.

Pukul 11.39 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.256 per dollar AS atau turun 13 poin (0,09 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.243 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/09/23/124631326/ihsg-menguat-pada-penutupan-sesi-i-rupiah-melemah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawang Putih dan Cabai Rawit Merah Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Bawang Putih dan Cabai Rawit Merah Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Whats New
Smelter Timbal ZINC Mulai Uji Coba Produksi

Smelter Timbal ZINC Mulai Uji Coba Produksi

Rilis
NETV Resmi Melantai di BEI, Bakal Kembangkan Pemanfaatan Metaverse

NETV Resmi Melantai di BEI, Bakal Kembangkan Pemanfaatan Metaverse

Whats New
Bangun IKN Baru Berpotensi Bikin Utang RI Bengkak, Baiknya Ditunda atau Jalan Terus?

Bangun IKN Baru Berpotensi Bikin Utang RI Bengkak, Baiknya Ditunda atau Jalan Terus?

Whats New
Laba Bersih BNI 2021 Naik 3 Kali Lipat Jadi Rp 10,89 Triliun

Laba Bersih BNI 2021 Naik 3 Kali Lipat Jadi Rp 10,89 Triliun

Whats New
Basuki Minta Rp 46 Triliun ke Sri Mulyani untuk Bangun Ibu Kota Baru

Basuki Minta Rp 46 Triliun ke Sri Mulyani untuk Bangun Ibu Kota Baru

Whats New
Afiliator Binary Option Ilegal, Transaksinya Dilarang

Afiliator Binary Option Ilegal, Transaksinya Dilarang

Whats New
Sering Dianggap Mata Uang Islam, dari Mana Asal Dinar dan Dirham?

Sering Dianggap Mata Uang Islam, dari Mana Asal Dinar dan Dirham?

Whats New
Intip Besarnya Tambahan Penghasilan Kepala Dinas di DKI Jakarta

Intip Besarnya Tambahan Penghasilan Kepala Dinas di DKI Jakarta

Whats New
Sudah 7.416 Wajib Pajak Ikut Tax Amnesty Jilid II, Pelaporan Harta Tembus  Rp 6,03 Triliun

Sudah 7.416 Wajib Pajak Ikut Tax Amnesty Jilid II, Pelaporan Harta Tembus Rp 6,03 Triliun

Whats New
Sinar Mas Mining Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Sinar Mas Mining Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Sebelum Tukar Dollar AS, Cek Kurs Rupiah di BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, dan Bank Mandiri

Sebelum Tukar Dollar AS, Cek Kurs Rupiah di BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 Per Gram, Simak Rinciannya

Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 Per Gram, Simak Rinciannya

Spend Smart
IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Rupiah Justru Melaju

IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Rupiah Justru Melaju

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.