Salin Artikel

Akhir September Ceria, IHSG Melesat 2,02 Persen

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.286,94 atau naik 124,38 poin (2,02 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.162,55. Aksi beli bersih asing Rp 1,94 triliun di pasar regional.

Sebanyak 279 saham melaju di zona hijau dan 232 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 23,9 triliun dengan volume 27,4 miliar saham.

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih tertinggi pada saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 733,2 miliar. BBRI ditutup menguat 2,9 persen di level Rp 3.850 per saham, dengan volume transaksi 416,1 juta saham dan total transaksi Rp 1,6 triliun.

Saham Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan beli bersih tertinggi setelah BBRI sebesar Rp 648,3 miliar. Sepanjang hari ini BBCA mencatat total transaksi sebesar Rp 1,1 triliun dengan volume 31,4 juta saham. BBCA sore ini melesat 6,38 persen di level Rp 35.000 per saham.

Ney buy tertinggi sleanjutnya ada Saham Telkom Indonesia (TLKM) juga mencatatkan beli bersih senilai Rp 294,2 miliar. TLKM sore ini meroket 4,5 persen di level Rp 3.690 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 558,9 miliar dengan volume 153,9 juta saham.

Sementara itu, saham XL Axiata (EXCL) dan Sarana Menara Nusantara (TOWR) sore ini masih mencatatkan aksi jual bersih tertinggi masing-masing Rp 43,3 miliar dan Rp 29,3 miliar. EXCL ditutup menguat 3,4 persen di level Rp 3.040 per saham, sementara TOWR stagnan di level Rp 1.325 per saham.

Top gainer sore ini antara lain saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang meroket 6,5 persen di level 20.800 per saham, saham Indika Energy (INDY) yang melesat 5,56 persen di level 1.900 per saham, dan Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) juga naik 5,54 persen di level Rp 8.575 per saham.

Sementara itu, top losers sore ini yaitu saham Bank Neo Commerce (BBYB) yang terperosok 4,8 persen di level Rp 1.380 per saham, saham Semen Indonesia (SMGR) juga melemah 3,2 persen di level Rp 8.200 per saham, dan saham Vale Indonesia (INCO) yang terkoreksi 1,7 persen di level Rp 4.590 per saham.

Adapun Indeks Asia sore ini mixed, dengan kenaikan indeks Shanghai Komposit 0,9 persen, dan Strait Times 0,50 persen. Sementara Nikkei melemah 0,31 persen, dan Hang Seng Hong Kong turun 0,36 persen.

Sedangkan bursa saham Eropa sore ini hijau, dengan kenaikan indeks FTSE 0,54 persen dan Xetra Dax 0,07 persen.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan di pasar spot, kurs rupiah ditutup melemah. Berdasarkan Bloomberg, rupiah melemah di level Rp 14.312 per dollar AS atau turun 20 poin (0,14 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.292 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/09/30/155152126/akhir-september-ceria-ihsg-melesat-202-persen

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.