Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Saham Bank-bank Kecil Mengalami Penurunan Harga, Ini Penjelasan Analis

Beberapa saham bank kecil yang mengalami penurunan harga saham seperti, saham Bank JTrust Indonesia (BCIC) yang dalam sepekan anjlok 16,7 persen, Bank Aladin Syariah (BANK) yang dalam sepekan terjun 5,1 persen, dan Bank BPD Banten (BEKS) yang sepekan ambles 9,09 persen.

Menurut Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani, penurunan harga saham bank-bank kecil terjadi lantaran adanya rotation sector, dimana para investor pamilik saham bank kecil berpindah ke saham saham seperti perbankan besar, otomotif dan komoditas.

“Turunnya harga saham bank kecil karena sector rotation, investor sekarang pindah ke sector terkait pemulihan ekonomi atau old economy, seperti perbankan besar, otomotif, dan komoditas,” ungkap Hendriko saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Hendriko menyarankan, dalam menghadapi akhir tahun 2021, ada baiknya jika investor mulai melakukan switch ke saham big caps, karena ada potensi keuntungan menyambut periode window dressing di akhir tahun ini.

“Investor bisa switch ke big caps, karena ada potensi penguatan lebih lanjut ke big caps. Apalagi menjelang akhir tahun biasa ada window dressing,” tambah dia.

Hal senada diungkapkan oleh CFP Perencana Keuangan Finansialku Gembong Suwito. Menurut dia, dari sisi teknikal, memang beberapa saham bank mini mengalami penurunan akibat profit taking.

Apalagi, Juni-Agustus kemarin banyak transaksi beli (sentimen positif banyak, rencana right issu, dan digitalisasi) sehingga harga saham naik tinggi.

“Ini wajar terjadi, apalagi pasti slalu ada rotasi sektor di BEI. Akhir September sampai sekarang gantian ke blue chip dan terutama saham-saham bank besar yang terus mengalami Inflows dana asing besar dan volume pembelian yang juga tinggi. Jadi saat ini dan mendekati windows dressing saham-saham blue chips dan bank besar menarik,” jelas Gembong.

Gembong mengimbau, untuk melakukan investasi atau trading, tentunya investor perlu adanya rencana dan strategi.

Hal ini karena kondisi market bisa berubah, naik atau turun, dan kita bisa melakukan antisipasi, jika harga saham tersebut tidak sesuai dengan harapan.

“Sebelum memutuskan untuk membeli maka perlu diketahui terkait dengan analisa apa yang kita gunakan, fundamental yang berfokus pada nilai suatu saham (murah atau mahal) atau teknikal (price action dan Volume perdagangannua),” ungkap dia.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/10/12/162920726/saham-bank-bank-kecil-mengalami-penurunan-harga-ini-penjelasan-analis

Terkini Lainnya

Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Whats New
Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Whats New
Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Whats New
Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Whats New
Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Whats New
Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Whats New
Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Whats New
Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Whats New
Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Whats New
PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi 'Blockchain'

PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi "Blockchain"

Whats New
Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Whats New
Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Whats New
Dorong Implementasi Energi Berkelanjutan, ITDC Nusantara Utilitas Gandeng Jasa Tirta Energi

Dorong Implementasi Energi Berkelanjutan, ITDC Nusantara Utilitas Gandeng Jasa Tirta Energi

Whats New
Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke