Salin Artikel

Tepung Porang Produksi IKM Gresik Diekspor ke China

Saat ini, PT Hayumi memiliki kapasitas produksi 60 ton tepung porang per bulan, dan mampu mengekspor rata-rata 50 ton per bulan. Diharapkan, jumlah tersebut bakal terus meningkat dengan telah terpenuhinya standar keamanan pangan yang dimiliki.

"Awalnya saat masih trading pribadi itu jual dalam bentuk chip. Mulai 2018, ketika perusahaan berdiri sudah dalam bentuk olahan tepung porang dan perlahan mulai ekspor," kata direktur PT Hayumi Agro Indonesia, Halim Wibowo Loo, Rabu (20/10/2021).

Halim mengaku, hingga saat ini belum pernah mendapat pasokan porang dari para petani yang ada di Gresik. Saat ini, pihaknya masih mengandalkan pasokan porang dari luar Gresik seperti dari Madiun, Ponorogo dan Trenggalek.

"Tapi yang saya dengar, para petani di Gresik ada yang mulai menanam porang, cuma belum tahu lagi pastinya. Sementara masih dari luar kota, dari Madiun, Ponorogo dan Trenggalek," tutur Halim.

Halim menjelaskan, biasanya membeli tanaman porang tersebut dari para petani seharga Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram.

Baru kemudian dibawa ke pabrik, untuk selanjutnya diolah menjadi tepung porang yang memiliki nilai jual lumayan di pasaran internasional.

Sementara itu Plt Ditjen IKMA Kemenperin Reni Yanita, di sela agenda pelepasan ekspor tepung porang, mengatakan porang merupakan komoditas ekspor yang saat ini sangat potensial dikembangkan.

Terlebih, jenis umbi ini diketahui mengandung glukomanan, yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berfungsi sebagai bahan baku berbagai macam industri.

"Kami berharap, pelepasan ekspor olahan porang ini dapat menjadi inspirasi bagi IKM lainnya untuk dapat melakukan penetrasi pasar, baik domestik maupun ekspor," ucap Reni.

https://money.kompas.com/read/2021/10/20/203800726/tepung-porang-produksi-ikm-gresik-diekspor-ke-china

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.