Salin Artikel

Biaya Balik Nama Mobil Bekas dan Cara Mengurusnya

KOMPAS.com - Berapa biaya balik nama mobil? Pertanyaan tersebut cukup sering ditanyakan ketika seseorang berencana membeli mobil bekas atau pun mendapatkan mobil dari lelang.  

Biaya balik nama mobil sendiri relatif bervariasi di setiap daerah. Ini karena beberapa komponen biaya balik nama mobil mengacu pada aturan perpajakan masing-masing daerah. 

Balik nama merupakan proses mengganti data kepemilikan kendaraan yang sifatnya sah secara hukum. Tidak hanya BPKB yang harus di balik nama, namun Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK juga harus di balik nama.

Dengan melakukan balik nama mobil, kelengkapan dokumen akan seratus persen menjadi hak milik pemilik baru, sehingga akan memudahkan dalam berbagai urusan, terutama terkait pajak tahunan kendaraan.

Seringkali orang tidak mengetahui berapa biaya balik nama mobil beserta persyaratannya yang harus dipenuhi. Masih banyak para pemilik mobil yang tidak mau mengurus prosesnya sendiri. 

Biasanya alasannya adalah karena malas ataupun tidak tahu cara balik nama mobil. Sehingga balik nama dilakukan melalui calo ataupun biro jasa, sehingga biaya balik nama mobil ditentukan oleh perantara yang membantu tersebut.

Biaya balik nama mobil

Meski biaya balik nama setiap Samsat bisa berbeda-beda, ada baiknya pemilik kendaraan mengetahui terlebih dahulu standar biaya balik nama mobil yang berlaku saat ini.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020, berikut ini rincian biaya balik nama mobil yang harus dibayar oleh pemilik yang bisa dijadikan patokan.

1. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)

Besaran bea balik nama kendaraan bermotor yang harus dikeluarkan di setiap Samsat di daerah jumlahnya berbeda-beda. Biaya ini dihitung dari beberapa persen dari harga beli kendaraan. 

Di Jakarta contohnya, biaya BBN-KB yang berlaku saat ini yakni 1 persen dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) alias harga jual mobil. 

2. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Biaya balik nama mobil lain yang harus dikeluarkan adalah PKB. Besarnya pajak kendaraan bermotor yang harus dikeluarkan setiap tahunnya sama, atau bahkan bisa mengalami penurunan seiring bertambahnya usia mobil.

Apabila mempunyai mobil lebih dari satu, pajak kendaraan bermotor yang akan dikenakan adalah progresif. Yang artinya akan mengalami kenaikan sesuai dengan jumlah mobil yang dimiliki.

Besaran PKB adalah persentase tarif pajak dikalikan dengan nilai jual kendaraan. PKB untuk kepemilikan mobil pertama adalah sebesar 2 persen, kepemilikan kedua 2,5 persen, kepemilikan ketiga sebesar 3 persen, dan seterusnya. 

3. Biaya penerbitan STNK

Komponen biaya balik nama mobil selanjutnya yakni biaya untuk penerbitan STNK. Biaya yang ditetapkan Samsat di Jakarta untuk mengeluarkan STNK baru adalah sebesar Rp 200.000.

4. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas

Biaya sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas bersifat wajib karena dibayarkan saat pengurusan maupun perpanjangan surat kepemilikan kendaraan. Biaya yang berlaku yakni sebesar Rp 143.000 untuk kendaraan non-angkutan umum. 

5. Biaya penerbitan BPKB

Komponen biaya balik nama mobil lainnya yaitu biaya untuk penerbitan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Biaya yang harus dikeluarkan yakni sebesar Rp 375.000. 

6. Biaya TNKB

TNKB adalah singkatan dari Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias pelat nomor polisi. Dalam komponen biaya balik nama mobil, TNKB juga diwajibkan. Besarannya yakni Rp 100.000. 

7. Biaya pendaftaran

Biaya pendataran juga merupakan bagian dari komponen biaya balik nama mobil. Namun begitu, setiap Samsat memiliki kebijakan masing-masing terkait besaran tarifnya. Biaya pendaftaran yang dipatok setiap Samsat biasanya berkisar Rp 75.000 hingga Rp 100.000.

Syarat balik nama mobil

Proses balik nama memang bisa dilakukan langsung di kantor samsat yang terdekat. Namun sebelum datang ke kantor samsat, sebaiknya pemilik mobil persiapkan beberapa persyaratan yang diperlukan untuk memperlancar proses balik nama.

  • STNK asli dan fotocopy
  • KTP pemilik baru dan fotocopy
  • BPKB mobil dan fotocopy
  • Surat pengesahan cek fisik
  • Kuitansi pembelian mobil

Untuk berjaga-jaga dan tidak repot bolak-balik ke tempat fotocpopy, ada baiknya menyiapkan lembar fotocopy masing-masing dokumen tersebut sebanyak 2 lembar. Jangan lupa untuk membawa materai. 

Prosedur balik nama mobil

Setelah mengetahui biaya balik nama mobil dan syarat dokumen yang perlu dibawa, pemilik kendaraan hanya perlu datang ke kantor Samsat setempat sesuai KTP.

Berikut tahapan demi tahapan balik nama mobil:

  • Datang ke kantor Samsat
  • Lakukan pengecekan fisik mobil terlebih dahulu
  • Datangi loket pendaftaran dan isi formulir yang disediakan di loket. Formulir ini juga biasanya tersedia di petugas jaga dan resepsionis
  • Setelah diisi, formulir kemudian dikembalikan kepada petugas sembari menyerahkan semua berkas. Petugas akan mengecek kelengkapan, apabila lengkap, maka petugas akan memberikan bukti tanda terima
  • Lakukan pembayaran di kasir
  • Pemilik kendaraan tinggal menunggu BPKP dan STNK baru selesai dan mengambilnya di loket.

Sebagai informasi, biaya balik nama mobil sebenarnya sangatlah bervariasi, karena tergantung dari tipe kendaraan dan mereknya. Ada baiknya melakukan semua tahapan di Samsat dilakukan sendiri tanpa menggunakan calo. 

https://money.kompas.com/read/2021/10/29/135428926/biaya-balik-nama-mobil-bekas-dan-cara-mengurusnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.