Salin Artikel

Ini Sederet Strategi Kemenhub Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik

Hal itu seiring dengan tren sejumlah negara di dunia yang berupaya memperbaiki perubahan iklim dan lingkungan dengan menekan polusi udara.

"Dari sektor Perhubungan, kami mendorong perubahan terhadap kendaraan bahan bakar fosil menjadi bahan bakar listrik,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

Ia mengatakan, hingga saat ini implementasi penggunaan kendaraan listrik dilakukan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Pada beleid itu diatur bahwa implementasi penggunaan kendaraan listrik melalui tahapan awal pada kendaraan dinas operasional pemerintah pusat dan daerah, TNI serta Kepolisian, berlanjut ke angkutan umum massal.

Kemudian diterapkan pada BRT melalui program Buy The Service untuk angkutan umum perkotaan, lalu pada angkutan bandara, angkutan pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Budi mengatakan, dalam Perpres 55/2019 itu menyangkut percepatan baik produksi maupun penggunaan kendaraan listrik. Maka, Kemenhub pun menindaklanjuti dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Lewat penerbitan Permenhub 65/2020 maka diperbolehkan konversi kendaraan combustion engine ke kendaraan listrik, yang kemudian kendaraan tersebut dapat didaftarkan, sehingga legal.

"Sekarang tinggal bagaimana kita mempercepat penggunaan mobil dan motor, salah satu yang bisa kita dorong untuk percepatan penggunaan ini adalah kendaraan operasional pemerintah,” kata dia.

Menurut Budi, peta jalan (road map) penggunaan bus listrik dan kendaraan listrik untuk kepentingan pemerintah memang mendapat prioritas, karena besar kemungkinan masyarakat akan menggunakan kendaraan listrik setelah lembaga pemerintah lebih dahulu mengenalkannya kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa agen pemegang merk (APM) mobil listrik di Indonesia. Kini sudah ada 13 unit bus yang mengajukan uji tipe, bahkan salah satunya sudah dipakai oleh TransJakarta. Selanjutnya akan diterapkan ke PPD dan DAMRI

“Tahun depan rencananya kami juga akan menggunakan bus listrik untuk layanan Buy The Service di Surabaya sebanyak 2 koridor dengan 40 unit kendaraan, dan Bandung 1 koridor dengan 20 unit kendaraan," ujar dia.

Budi menambahkan, dalam upaya mendukung penggunaan kendaraan listrik, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk mendorong semua APM sepeda motor listrik agar memproduksi baterai dengan ukuran yang sama. Hal ini guna mempermudah masyarakat dalam penggunaan dan pengisian ulang baterai kendaraan.

Tak hanya itu, Kemenhub juga sedang membuat skema pembelian kendaraan listrik tanpa baterai yang ditujukan untuk penjualan kendaraan bermotor jenis sepeda motor. Harapannya, dengan penjualan sepeda motor listrik tanpa baterai dapat menurunkan harga jual sepeda motor sehingga dapat menarik daya beli masyarakat.

"Baterai sepeda motor listrik dapat disewa melalui penyedia layanan sewa baterai swap di mini market yang ada di wilayah Jabodetabek," pungkas Budi.

https://money.kompas.com/read/2021/11/22/222045426/ini-sederet-strategi-kemenhub-percepat-penggunaan-kendaraan-listrik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Rilis
Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Whats New
Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini  Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Whats New
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Spend Smart
Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

Whats New
Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Whats New
Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Whats New
Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Work Smart
Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Whats New
Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.