Salin Artikel

Sama-sama Menulis, Apa Beda Copywriter dan Content Writer?

Beberapa profesi yang memiliki kedekatan dengan menulis yakni copywriter dan content writer.

Di tengah perkembangan teknologi digital, proses pembuatan konten menjadi bagian penting dalam digital marketing atau strategi pemasaran digital.

Copywriter dan content writer, keduanya adalah sosok di belakang proses produksi konten-konten digital. Namun demikian, bila Anda mendengar kedua istilah tersebut tentu Anda bertanya-tanya, sebenarnya apa beda di antara keduanya?

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai beda copywriter dan content writer, Anda bisa menyimak penjelasan berikut.

Beda Copywriter dan Content Writer

Untuk bisa mengenali beda copywriter dan content writer, Anda perlu untuk mengenali pengertian keduanya terlebih dahulu.

Dilansir dari Forbes, Minggu (28/11/2021), copywriter adalah profesi yang bekerja untuk membuat konten dalam bentuk teks yang bisa mengajak pembacanya untuk melakuan tindakan terkait dengan proses penjualan sebuah produk.

Bila Anda menjual sebuah produk misalnya, Anda perlu meyakinkan orang lain bahwa produk yang Anda jual layak untuk dibeli.

Pekerjaan yang dilakukan oleh copywriter adalah copywriting, yang merupakan seni untuk bisa memengaruhi atau menarik minat orang lain terkait produk tertentu.

Sementara itu, copywriter adalah profesi yang memproduksi tulisan dengan tujuan edukasi atau menghibur pembacanya. Meski di sisi lain, konten yang diproduksi juga berpengaruh pada proses pemasaran. Namun, hal itu bukanlah tujuan utama seorang content writer.

Dengan penjelasan di atas, sebenarnya sudah terlihat beda copywriter dan content writer. Namun untuk lebih jelasnya, berikut adalah beda copywriter dan content writer seperti dilansir dari LinkedIn:

Tujuan

Copywriting bertujuan untuk mendorong penjualan, sementara content writing bertujuan untuk meningkatkan engagement atau keterlibatan pembaca.

Meski keduanya memiliki tujuan untuk memasarkan sesuatu, namun copywriting memiliki target penjualan yang lebih obyektif, sementara content writing tujuannya lebih umum dan bersifat membangun citra sebuah produk atau perusahaan.

Biasanya, content writing dilakukan untuk bisnis yang tak terlalu menjual namun lebih informatif.

Panjang konten

Secara umum konten tulisan yang diproduksi oleh copywriter cenderung lebih pendek sementara konten tulisan yang diproduksi seorang content writer cenderung lebih panjang.

Oleh karena kontent yang diproduksi copywriter bertujuan untuk mengajak pembeli membeli produk tertentu, biasanya konten yang dibuat pun tak bertele-tele.

Sasaran

Sasaran copywriting adalah untuk menjual produk atau mengajak pelanggan membeli produk tertentu, sehingga cenderung diakhiri dengan ajakan bertindak yang jelas.

Sementara, dalam content writing, ajakan cenderung lebih halus, karena tujuannya hanya untuk melibatkan audiens dan mendorong loyalitas.

https://money.kompas.com/read/2021/11/28/200756726/sama-sama-menulis-apa-beda-copywriter-dan-content-writer

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.