Salin Artikel

Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Semula acara yang bertujuan untuk menggairahkan bisnis franchise dan lisensi ini dilakukan pada tanggal 12-14 November 2021 di Jakarta Convention Center.

Project Manager IFRA Hybrid Business Expo 2021 Raenita Pristiani Aktuariana mengatakan, adanya antusiasme yang tinggi dari masyarakat membuat IFRA Hybrid Business Expo 2021 dihadiri 20.960 pengunjung baik secara offline dan online.

Oleh karena itu, perpanjangan masa pelaksanaan IFRA 2021 diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mencari peluang usaha pada industri waralaba dan lisensi.

“Kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan bagi para calon franchisee dan licensee yang ingin mengetahui skema bisnis hingga melakukan dealing dengan para franchisor dan licensor,” ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (2/12/2021).

Selama pameran secara virtual, pengunjung tetap dapat berinteraksi dan bertransaksi dengan peserta pameran melalui platform yang telah disediakan.

Melalui tema “Sustaining & Accelerate Your Business Growth Through Local and Global Market”,pameran IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with ILE 2021 juga diiringi oleh berbagai rangkaian program pendukung.

Program tersebut yaitu 62 business presentation, 4 hybrid business classroom, 8 hybrid meet the experts, 5 hybrid celebpreneur talkshow, 5 webinar series, the 5th IFBCC, hybrid IFRA awarding & gathering, retiree’s seminar, exhibition halls, business matching dan virtual booth.

Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, pameran IFRA Hybrid Business Expo 2021 sangat penting sebab bisnis waralaba tidaklah mudah, dibutuhkan perjuangan dan keuletan untuk belajar mengembangkan bisnis.

Oleh karena itu, menurut Anang, rangkaian acara pameran ini disajikan untuk memberikan informasi, edukasi dan kiat-kiat mengenai industri waralaba kepada para pelaku usaha.

“Kami juga mendorong pelaku-pelaku usaha waralaba untuk semakin mengembangkan bisnis yang mempunyai keunikan agar dapat bersaing di pasar lokal maupun global,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua ASENSI Susanty Widajaya mengatakan, bisnis yang digeluti harus memiliki sisi orisinil dan unik sehingga tidak mudah untuk ditiru dan memberikan keberagaman di lapangan.

“Serta dengan melisensikan merek suatu produk bisa menambah citra yang bagus pada pebisnis sehingga para pembeli memiliki ketertarikan untuk membeli produk tersebut” ujarnya.

Tahun ini pameran IFRA diikuti kurang lebih 150 perusahaan dari 250 brand dari berbagai bidang usaha yang ikut berpartisipasi dalam gelaran IFRA Hybrid Business Expo in Conjunction with ILE 2021.

Bidang usaha tersebut yaitu Food and Beverages, Automotive, Delivery Service, Digital Marketing, Fintech, Laundry and Services, Pharmacy, Property, Retail Mini Market, Tour and Travel, Education Center, Water Refill, Beauty Health and Spa, dan masih banyak lagi.

Pada pameran virtual ini, pengunjung dapat mengakses pameran IFRA dengan waktu dan tempat yang fleksibel, bahkan dapat juga diakses melalui smartphone.

Untuk hadir dan mendapatkan tiket masuk ke pameran IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021 pengunjung cukup melakukan registrasi melalui laman https://bit.ly/IFRA21-VisitorRegistration dan pameran ini tidak dikenakan biaya atau gratis.

https://money.kompas.com/read/2021/12/02/163029826/pameran-bisnis-waralaba-dan-lisensi-ifra-hybrid-diperpanjang-hingga-12

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.