Salin Artikel

10 Film dengan Biaya Produksi Termahal di Dunia

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memproduksi film berkualitas tentu membutuhkan biaya produksi yang besar agar bisa didukung dengan pemain, peralatan, wardrobe, properti, dan kru yang mumpuni.

Anggaran produksi film mencakup biaya untuk membangun dan mengoperasikan set, membuat dan merancang efek khusus, alat peraga, dan kostum. Anggaran juga berisi gaji pemain, kru teknis, pemeran pengganti, produser beserta makanan, penginapan, dan perjalanan mereka.

Lalu bagaimana dengan film dengan biaya termahal di dunia? Seringkali film dengan pendapatan tertinggi adalah film yang menghabiskan uang paling banyak.

Lebih dari setengah dari 10 film termahal dalam daftar ini berasal dari Disney. Film superhero, franchise "Pirates of the Caribbean", dan film "Star Wars" termasuk beberapa film paling mahal untuk diproduksi.

Situs Insider menghimpun daftar tidak resmi anggaran film dengan angka-angka dari IMDbPro, FilmLa, dan anggaran yang dilaporkan dari situs perdagangan seperti The New York Times, Deadline, The Hollywood Reporter, dan Variety.

Kemudian menyusun film dengan anggaran termahal ini. Namun angka biayanya tidak menyesuaikan dengan inflasi saat ini. Inilah daftar 10 film dengan biaya produksi termahal.

1. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)

Film ini berhasil mencetak pendapatan kotor 1 miliar dollar AS di seluruh dunia dengan biaya produksi 376,5 juta dollar AS.

Total produksi dan pemasaran film tentang bajak laut ini, pada tahun 2011 sebesar 400 juta dollar AS seperti yang dilaporkan The New York Times.

Namun tahun 2014, majalah Forbes melaporkan laporan keuangan Inggris menunjukkan film ini menelan biaya 410,6 juta dollar AS sebelum kredit pajak sekitar 34,1 juta dollar AS.

Menurut Forbes, aktor utama film ini, Johnny Depp, menghasilkan 55 juta dollar AS untuk sekuelnya. Dia mengatakan kepada Vanity Fair pada tahun 2011 bahwa dia dibayar lebih untuk sekuel Pirates.

2. Avengers: Endgame (2019)

Film superhero ini mencatatkan pendapatan kotor dari seluruh dunia sebesar 2,8 miliar dollar AS. The New York Times melaporkan anggaran film sekuel Infinity War ini sekitar 350 juta dollar AS.

Namun pada April 2020, Deadline melaporkan anggaran sedikit lebih tinggi menjadi 356 juta dollar AS. Film ke-22 Marvel Cinematic Universe menampilkan lebih dari 30 karakter utama dalam pertempuran terakhir film tersebut.

Dengan anggaran film tersebut, film ini melampaui Avatar untuk menjadi film terlaris di dunia.

3. Avengers: Infinity War (2018)

Peringkat ketiga dari daftar ini rupanya masih ditempati oleh film besutan Marvel Studio dan Walt Disney.

Film ini mengantongi pendapatan kotor sebesar 2 miliar dollar AS. Sementara biaya film kesembilanbelas di Marvel Cinematic Universe ini dilaporkan antara 300-400 juta dollar AS.

Pada April 2018, The Wall Street Journal melaporkan pembuatan film tersebut memakan biaya sekitar 300 juta dollar AS. Bulan berikutnya, Deadline melaporkan anggaran sekitar 316 juta dollar AS sebelum menyesuaikan anggaran yang dilaporkan menjadi 325 juta dollar AS pada April 2019.

Baik film Infinity War dan Endgame difilmkan secara berurutan dengan beberapa adegan untuk yang terakhir difilmkan selama film 2018. Film ini tidak hanya menjadi film terlaris tahun 2018, tetapi juga film terlaris kelima sepanjang masa.

4. Pirates of the Caribbean: At World's End (2007)

Pendapatan kotor film ini sekitar 961 juta dollar AS. Pada saat itu, The Wall Street Journal melaporkan film At World's End ini adalah salah satu film pertama yang dibuat dengan dana lebih dari 300 juta dollar AS.

Film ini memulai debutnya pada musim panas setelah film Pirates sebelumnya, "Dead Man's Chest, adalah film terlaris di dunia dengan lebih dari 1 miliar dollar AS di box office.

Film terlaris berikutnya adalah The Da Vinci Code mengantongi 760 juta dollar AS di seluruh dunia. At World's End juga menjadi film dengan pendapatan kotor tertinggi pada tahun 2007, meskipun penghasilannya sedikit lebih rendah dari Dead Man's Chest di bioskop.

5. Justice League (2017)

Film ini mengantongi 657,9 juta dollar AS dengan total biaya produksi dan pemasaran lebih dari 400 juta dollar AS.

Khusus untuk biaya produksinya saja, Wall Street Journal melaporkan anggaran produksi film ini menjadi sekitar 300 juta dollar AS pada tahun 2017.

Pada pembuatan film ini, sutradara Zack Snyder mengundurkan diri karena baru saja kehilangan putrinya. Fans akhirnya akan melihat versi film yang ingin dibuat Snyder. Versi filmnya akan debut di HBO Max pada tahun 2021 dengan penjahat yang sama sekali baru.

6. Solo: A Star Wars Story (2018)

Biaya produksi film ini diperkirakan sebesar 275 juta dollar AS, jika digabungkan total biaya produksi dan pemasarannya mencapai 400 juta dollar AS. Film ini berhasil mencatat pendapatan kotor sebesar 392,9 juta dollar AS.

The Evening Standard melaporkan biaya pembuatan film, berdasarkan dokumen yang diajukan untuk Stannum 50 Labs, nama kode yang digunakan selama produksi untuk film tersebut.

Setelah sutradara asli Phil Lord dan Chris Miller dipecat, Ron Howard merekam ulang sebagian besar film. Menurut Variety, kontribusi Howard menyumbang sekitar 70 persen dari film terakhir.

7. Star Wars: The Rise of Skywalker (2019)

Film terakhir dari seri Star Wars ini mengantongi pendapatan kotor sebanyak 1,1 miliar dollar AS. Sementara total biaya produksi dan pemasarannya sekitar 400 juta dollar AS sehingga total biaya pemasarannya saja 275 miliar dollar AS.

Film Star Wars The Rise of Skywalker ini adalah yang paling mahal dari trilogi baru. Film ini diterima lebih baik daripada The Last Jedi oleh penggemar, tetapi mendapat tinjauan beragam dari para kritikus.

8. John Carter (2012)

Film ini memiliki pendapatan kotor 284,1 juta dollar AS di seluruh dunia. Seharusnya film besutan Walt Disney ini sukses besar namun ternyata menjadi salah satu kegagalan terbesar.

Pasalnya, menurut Forbes pada 2014, biaya pembuatan film lebih dari 306 juta dollar AS sebelum insentif pajak Inggris membayar Disney $ 42,9 juta untuk biaya film. Film yang dibintangi Taylor Kitsch ini, seharusnya meluncurkan franchise baru untuk Disney.

9. Batman v Superman: Dawn of Justice (2016)

Menurut The Hollywood Reporter, anggaran untuk Batman v Superman lebih dari 250 juta dollar AS sebelum insentif pajak. Sebuah studi tahun 2016 oleh FilmLA menempatkan anggaran 263 juta dollar AS setelah 37 juta dollar AS jika insentif diperhitungkan.

Pendapatan kotor film ini mencapai 873,6 juta dollar AS dengan anggaran pemasaran 150-160 juta dollar AS.

10. Star Wars: The Last Jedi (2017)

Forbes memperkirakan anggaran film mendekati 250 juta dollar AS. Sebuah studi tahun 2016 dari FilmLA menempatkan anggaran asli film di 317 juta dollar AS sebelum lebih dari 54 juta dollar AS adalah insentif pajak dari Inggris.

Pendapatan kotor film ini lebih banyak dari seri Star Wars lain yang berjudul The Rise of Skywalker yaitu sebesar 1,3 miliar dollar AS. The New York Times melaporkan sekuel ini menelan biaya sebesar 350 juta dollar AS untuk biaya pemasaran dan produksinya.

Itulah deretan film-film termahal di dunia. Meski merogoh biaya produksi sangat banyak namun ternyata tidak bisa menjanjikan keuntungan yang sama besarnya dengan modal produksi.

https://money.kompas.com/read/2021/12/12/110151326/10-film-dengan-biaya-produksi-termahal-di-dunia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Akan Resmikan Terminal Kijing Pagi Ini

Presiden Jokowi Akan Resmikan Terminal Kijing Pagi Ini

Whats New
Pertemuan Gubernur Bank Sentral Asia Pasifik, BI Sampaikan Hal Ini

Pertemuan Gubernur Bank Sentral Asia Pasifik, BI Sampaikan Hal Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal

Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal

Whats New
Melonjak 279,5 Persen, Laba Bersih MAPI Tembus Rp 1 Triliun pada Semester I-2022

Melonjak 279,5 Persen, Laba Bersih MAPI Tembus Rp 1 Triliun pada Semester I-2022

Whats New
Cara Pembayaran Beli Emas di Antam via Bank BRI

Cara Pembayaran Beli Emas di Antam via Bank BRI

Spend Smart
Variatif, Harga Minyak Mentah Masih di Bawah 100 Dollar AS

Variatif, Harga Minyak Mentah Masih di Bawah 100 Dollar AS

Whats New
Lowongan Kerja Astra Otoparts, Simak Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja Astra Otoparts, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Jelang Pengumuman Inflasi AS, Wall Street Ditutup Variatif

Jelang Pengumuman Inflasi AS, Wall Street Ditutup Variatif

Whats New
Kemenhub Atur Tarif Ojek Online, Simak Rinciannya

Kemenhub Atur Tarif Ojek Online, Simak Rinciannya

Whats New
Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Bertahan di Zona Hijau Lagi?

Proyeksi IHSG Hari Ini, Bakal Bertahan di Zona Hijau Lagi?

Whats New
Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditargetkan Bisa Beroperasi Penuh pada 2024

Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditargetkan Bisa Beroperasi Penuh pada 2024

Whats New
[POPULER MONEY] Lowongan Kerja Honda Prospect Motor | Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

[POPULER MONEY] Lowongan Kerja Honda Prospect Motor | Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Work Smart
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Komisi VII DPR: Tidak Masalah...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Komisi VII DPR: Tidak Masalah...

Whats New
Ini 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak dengan Mudah

Ini 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak dengan Mudah

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.