Salin Artikel

Nantikan Rilis Cadangan Devisa, IHSG Bergerak di Jalur Zona Hijau

Melansir dari RTI, pukul 09.10 WIB, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali berada di jalur hijau atau menguat tipis 0,09 persen (6 poin) ke level 6.659,65. Pada waktu tersebut, sebanyak 213 saham menguat, 185 melemah, dan 182 saham tak mengalami perubahan (stagnan).

Transaksi awal perdagangan yang diperoleh sementara mencapai Rp 897,26 miliar dari 1,9 miliar lembar saham yang diperjualbelikan. Selama sepekan berturut-turut, investor asing terus melakukan aksi beli (net foreign buy) di seluruh pasar.

Untuk pagi ini, nilai transaksi dari aksi beli investor asing sementara waktu mencapai Rp 33,45 miliar. Meski adanya penguatan, namun menurut Analisa PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, IHSG sepanjang Jumat ini nantinya akan berakhir melemah.

Potensi koreksi wajar

Karena dari penilaian dia, pola gerak IHSG masih dibayangi oleh tekanan yang terlihat masih berlanjut.

Potensi koreksi wajar masih cukup besar lantaran kondisi market regional dan global terlihat sedang berada dalam tekanan.

Dia bilang, para investor kini menantikan rilis cadangan devisa yang diharapkan memberikan pendorong dalam pergerakan IHSG.

"Namun jelang rilis data perekonomian hari ini yang akan dilansir tentang cadangan devisa terlihat akan memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG. Sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka pendek dengan kategori trading harian. Hari ini, IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi," ujar dia dalam rekomendasi tersebut.


Investor nantikan laporan cadangan devisa

Analisa serupa juga dikemukakan Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan yang menilai bahwa para investor menantikan sentimen dalam negeri berupa laporan cadangan devisa.

Pola gerak IHSG sepanjang Jumat akan bergerak rentang level support 6.655-6.604, kemudian level resisten 6.690-6.727.

"Secara teknikal candlestick lower high dan higher low disertai stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan tren pelemahan. Pergerakan masih dibayangi kekhawatiran akan The Fed yang akan agresif menaikkan suku bunga. Dari dalam negeri, investor akan mencermati rilis data cadangan devisa, IHSG diprediksi melemah," katanya.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2022/01/07/093157726/nantikan-rilis-cadangan-devisa-ihsg-bergerak-di-jalur-zona-hijau

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.