Salin Artikel

Daftar Negara dengan Utang Luar Negeri Tertinggi 2020, China Paling Besar, Bagaimana Indonesia?

Menurut International Debt Statistics (IDS) 2022 Bank Dunia, utang Indonesia per akhir 2020 mencapai 417,53 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 5.978 triliun (kurs Rp 14.300 per dollar AS).

Jumlah utang itu naik dari 402,11 miliar pada tahun 2019 sehingga membuat rasio utang mencapai 41 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Pada tahun 2019 lalu, rasionya hanya sekitar 37 persen PDB.

Bank Dunia menilai, kenaikan utang sepanjang tahun 2020 hampir terjadi di seluruh dunia untuk menanggapi pandemi Covid-19 dengan paket stimulus fiskal, moneter, dan keuangan yang masif.

"Langkah-langkah ini ditujukan untuk mengatasi keadaan darurat kesehatan, meredam dampak pandemi pada orang miskin dan rentan, serta menempatkan negara-negara di jalan menuju pemulihan," tulis Bank Dunia dalam laporannya dikutip Kompas.com, Senin (10/1/2022).

Lembaga internasional ini mencatat, banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah berada dalam posisi besaran utang yang rentan, bahkan sebelum pandemi Covid-19. Negara itu memiliki permasalahan dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat dan utang publik dan eksternal pada tingkat yang tinggi.

Jika digabungkan, saham utang luar negeri negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah naik 5,3 persen pada tahun 2020 menjadi 8,7 triliun dollar AS.

Oleh karena itu, pendekatan menyeluruh untuk mengelola utang diperlukan agar membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah menilai dan mengurangi risiko serta mencapai tingkat utang yang berkelanjutan.

“Kami membutuhkan pendekatan komprehensif untuk masalah utang, termasuk pengurangan utang, restrukturisasi yang lebih cepat dan transparansi yang lebih baik. Tingkat utang yang berkelanjutan sangat penting untuk pemulihan ekonomi dan pengurangan kemiskinan," sebut Bank Dunia.

Lebih lanjut, rasio utang luar negeri terhadap PDB negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (tidak termasuk China) naik menjadi 42 persen pada tahun 2020 dari 37 persen pada tahun 2019.

Sementara, rasio utang terhadap ekspor meningkat menjadi 154 persen pada tahun 2020 dari 126 persen pada tahun 2019.

Berikut daftar 10 negara berpendapatan menengah rendah dengan utang luar negeri tertinggi pada 2020:

1. China: ULN mencapai 2,35 triliun dollar AS atau 16 persen dari PDB
2. India: ULN sebesar 564,18 miliar dollar AS atau 22 persen dari PDB
3. Brazil: ULN sebesar 549,23 miliar dollar AS atau setara dengan 39 persen dari PDB
4. Rusia: ULN sebesar 475,52 miliar dollar AS atau 33 persen dari PDB
5. Meksiko: ULN sebesar 467,51 miliar dollar AS atau 45 persen dari PDB
6. Turki: ULN sebesar 435,89 miliar dollar AD atau 61 persen dari PDB
7. Indonesia: ULN sebesar 417,53 miliar dollar AS atau 41 persen dari PDB
8. Argentina: ULN sebesar 253,76 miliar dollar AS atau setara 68 persen dari PDB
9. Thailand: ULN 204,15 miliar dollar AS atau 42 persen dari PDB
10. Afrika Selatan: ULN sebesar 170,77 miliar dollar AS atau 58 persen dari PDB

https://money.kompas.com/read/2022/01/10/081200726/daftar-negara-dengan-utang-luar-negeri-tertinggi-2020-china-paling-besar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.