Salin Artikel

Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

IHSG ditutup turun 22,07 poin (0,33 persen) pada 6.591,98. Asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 157,8 miliar pada perdagangan hari ini.

Melansir RTI, terdapat 230 saham yang hijau, 290 saham merah, dan 165 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 11,9 triliun dengan volume 19,25 miliar saham.

Net sell asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 158 miliar. BMRI selama sesi II perdagangan ambles 3,1 persen di level Rp 7.025 per saham. BMRI mecatatkan total transaksi Rp 363,8 miliar dengan volume 51,5 juta saham.

Kemudian, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga mencatatkan aksi jual bersih asing tertinggi sebesar Rp 36,7 miliar. Saham BBRI melemah 1,43 persen di level Rp 4.130 per saham.

Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 110 juta saham dengan total transaksi Rp 456,9 miliar.

Bank Central Asia (BBCA) juga mencatatkan net sell asing tertinggi setelah BMRI dan BBRI, senilai Rp 18,7 miliar. BBCA stagnan di level Rp 7.675 per saham. Adapun volume perdagangan BBCA sebesar 60,4 juta saham dengan total transaksi Rp 463,2 miliar.

Saham yang menahan indeks hari ini dipimpin oleh Bank Raya Indonesia (AGRO) yang anjlok 6,9 persen di level Rp 1.345 per saham. Kemudian, saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) juga terperosok 5,9 persen di level Rp 7.500 per saham.

Bank Neo Commerce (BBYB) juga terjun 5,3 persen di level Rp 2.110 per saham.

Saham yang menopang indeks antara lain, Bank QNB Indonesia (BKSW) yang meroket 7,78 persen di level Rp 180 per saham. Kemudian, Bukalapak (BUKA) melesat 5,11 persen di level Rp 370 per saham. Selanjutanya Medco Energy International (MEDC) juga menanjak 4,1 persen di level Rp 500 per saham.

Bursa Asia mayoritas merah dengan penurunan Nikkei 2,8 persen, Strait Times 0,05 persen, dan Shanghai Komposit 0,33 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong menguat 0,06 persen.

Rupiah

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini juga melemah.

Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.364 per dollar AS atau turun 28 poin (0,2 persen).

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.370 per dollar AS pada Rabu (19/1/2022), atau melemah dibandingkan sebelumnya Rp 14.325 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2022/01/19/155000726/rupiah-dan-ihsg-melemah-saham-saham-bank-besar-ini-dilepas-asing

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Whats New
Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Whats New
Mau Tarik Tunai BCA di Indomaret Terdekat? Cek Syarat dan Biayanya

Mau Tarik Tunai BCA di Indomaret Terdekat? Cek Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Menimbang Keberadaan Aplikasi MyPertamina

Menimbang Keberadaan Aplikasi MyPertamina

Whats New
7 Perusahaan Bakal Ikut Produksi Minyakita Rp 14.000 Per Liter

7 Perusahaan Bakal Ikut Produksi Minyakita Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Tambah Kapasitas Produksi, Rohto Gelontorkan Dana 10 Juta Dollar AS untuk Perluasan Pabrik

Tambah Kapasitas Produksi, Rohto Gelontorkan Dana 10 Juta Dollar AS untuk Perluasan Pabrik

Rilis
Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah hingga Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah hingga Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS

Whats New
PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional Kolaborasi Bangun Pipa Gas Senipah-Balikpapan

PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional Kolaborasi Bangun Pipa Gas Senipah-Balikpapan

Whats New
Sri Mulyani: Ketahanan Pangan RI Aman, tapi Waspada Tekanan Inflasi Pangan

Sri Mulyani: Ketahanan Pangan RI Aman, tapi Waspada Tekanan Inflasi Pangan

Whats New
Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Whats New
IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

Whats New
Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Whats New
Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Whats New
Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Whats New
Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.