Salin Artikel

Ekonomi Nasional Tumbuh 5,02 Persen, Pertanian dan 3 Sektor Ini Mendominasi

KOMPAS.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono melaporkan, ekonomi nasional pada triwulan IV-2021 terhadap triwulan IV-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 5,02 persen year-on-year (yoy).

Tak hanya itu, kata Margo, ekonomi Indonesia triwulan IV-2021 terhadap triwulan III-2021 juga mengalami pertumbuhan sebesar 1,06 persen quarter to quarter (qtoq).

Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada triwulan IV-2021 didominasi oleh empat sektor, yaitu pertanian, industri, perdagangan, dan pertambangan.

“Kombinasi antara kondisi pandemi yang relatif terkendali, tren pemulihan ekonomi global yang terus berlanjut, dan stimulus fiskal mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi selama triwulan IV-2021,” kata Margo, dikutip dari keterangan persnya, Senin (7/2/2022).

BPS mencatat, produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan pada triwulan IV-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 2,28 persen yoy.

Terkait sektor pertanian, Margo menjelaskan, laju pertumbuhan ekonomi terjadi lantaran subsektor tanaman hortikultura meningkat sebesar 3,8 persen. Hal ini, kata dia, terjadi karena produksi sayur dan buah mengalami peningkatan.

“Faktor lain yang menyebabkan pertumbuhan sektor pertanian triwulan IV-2021 adalah terjadinya pertumbuhan pada subsektor perkebunan sebesar 2,28 persen,” tutur Margo.

Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi pada sektor perkebunan terjadi karena adanya peningkatan produksi komoditas kelapa sawit dan kakao.

Dipaparkan Margo, BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi berdasarkan lapangan usaha pada triwulan IV-2021 untuk sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mengalami pertumbuhan 1,84 persen yoy.

Pertumbuhan tersebut meningkat dari triwulan IV- 2020 yang sebesar 1,77 persen saja.

Menurut Margo, pertumbuhan lapangan usaha pada sektor pertanian dipengaruhi oleh peningkatan produksi padi dan sub sektor hortikultura.

“Produksi padi mengalami pertumbuhan sebesar 0,17 persen dan terjadi peningkatan produksi sub sektor hortikultura seperti pisang 2,89 persen, jeruk 21,59 persen, dan nanas 18,63 persen,” kata Margo.

Sementara itu, pada kesempatan lain, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, dalam dua tahun terakhir, sektor pertanian telah berhasil menjadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih dari itu, lanjut Mentan SYL, pertanian juga menjadi sektor yang mengalami pertumbuhan positif saat sektor lain mengalami kontraksi.

“Untuk itu saya senang dan berharap agar sektor pertanian dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya,” ujar Mentan SYL dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsesl), Senin (7/2/2022).

https://money.kompas.com/read/2022/02/07/193353826/ekonomi-nasional-tumbuh-502-persen-pertanian-dan-3-sektor-ini-mendominasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
Segini Harga Pertalite jika Tidak Disubsidi Pemerintah

Segini Harga Pertalite jika Tidak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Cara Cek Tagihan Listrik Online lewat HP, Bisa Tanpa Aplikasi

Cara Cek Tagihan Listrik Online lewat HP, Bisa Tanpa Aplikasi

Spend Smart
Kisah Neneng, Pilih 'Resign' lalu Buka Toko Kelontong, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan...

Kisah Neneng, Pilih "Resign" lalu Buka Toko Kelontong, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan...

Whats New
Pemerintah Tidak Akan Bangun Infrastruktur Baru hingga 2024, Ini Sebabnya

Pemerintah Tidak Akan Bangun Infrastruktur Baru hingga 2024, Ini Sebabnya

Whats New
Jadi Pengelola Pelabuhan Ajibata dan Ambarita, ASDP: Permintaan Masyarakat Tinggi

Jadi Pengelola Pelabuhan Ajibata dan Ambarita, ASDP: Permintaan Masyarakat Tinggi

Whats New
Erick Thohir Pakai Baju Adat Pulau Rote pada Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Erick Thohir Pakai Baju Adat Pulau Rote pada Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Whats New
Kemenparekraf Genjot Kolaborasi untuk Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional pada 2023

Kemenparekraf Genjot Kolaborasi untuk Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional pada 2023

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Subsidi Energi Bisa 'Jebol'

Sri Mulyani Ungkap Anggaran Subsidi Energi Bisa "Jebol"

Whats New
Menteri ESDM: Pengolahan dan Pemurnian Mineral Kritis Wajib Dilakukan

Menteri ESDM: Pengolahan dan Pemurnian Mineral Kritis Wajib Dilakukan

Whats New
Cek Resi J&T Express Online dan Offline

Cek Resi J&T Express Online dan Offline

Whats New
KKP Percepat Penerbitan Kelaikan Kapal Perikanan untuk Nelayan dan Pelaku Usaha

KKP Percepat Penerbitan Kelaikan Kapal Perikanan untuk Nelayan dan Pelaku Usaha

Whats New
Survei BI: Kuartal III-2022, Harga Properti Residensial Diperkirakan Tumbuh 1,3 Persen

Survei BI: Kuartal III-2022, Harga Properti Residensial Diperkirakan Tumbuh 1,3 Persen

Whats New
Jurus Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Jurus Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Whats New
Utang Menyusut Jadi Rp 417 Triliun di Juni 2022, Dirut PLN: Berkat Arahan Menteri BUMN

Utang Menyusut Jadi Rp 417 Triliun di Juni 2022, Dirut PLN: Berkat Arahan Menteri BUMN

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.