Salin Artikel

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Melakukan "Self Reward"

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat sudah terlalu lelah dan jenuh dengan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, terkadang kita merasa perlu untuk memanjakan diri sendiri dengan treatment khusus. Kegiatan ini biasanya disebut dengan self-reward atau penghargaan terhadap diri sendiri.

Self-reward mungkin memang perlu dilakukan untuk memberi apresiasi terhadap diri yang sudah bertahan dengan rutinitas sejauh ini. Apalagi, self-reward mampu untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan energi kita untuk bekerja lebih baik lagi

Namun, tetap ada batasan yang harus dipertimbangkan agar tidak melakukan self-reward secara berlebihan. Apalagi, jika menggunakan self-reward sebagai alasan untuk mengikuti keinginan sesaat untuk membeli barang-barang tertentu.

Dikutip dari berbagai sumber, sebaiknya kamu perhatikan hal-hal berikut ini sebelum memberikan dirimu self-reward:

1. Mengecek Budget

Apabila bentuk self-reward kamu adalah dengan membeli barang atau bepergian ke suatu tempat, maka kamu harus menyiapkan anggaran khusus untuk itu. Misalnya, dengan menyisihkan 5 hingga 10 persen dari pendapatan kamu setiap bulannya.

Sebaiknya, budget ini dipisah dengan dana-dana penting lainnya. Kamu harus tetap mementingkan anggaran untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting, misalnya untuk investasi, menabung, atau membeli rumah. Jangan sampai, keinginan untuk menyenangkan diri ini malah membuat manajemen keuangan jadi berantakan.

2. Hindari Impulsive Buying

Inilah pentingnya merencanakan anggaran untuk self-reward secara terpisah. Karena, apabila self-reward dilakukan secara mendadak, bisa saja muncul impulsive buying atau keinginan membeli barang tanpa perhitungan sebelumnya. Oleh karena itu, setiap berbelanja apapun, dilakukan dengan penuh dengan kesadaran agar tidak menyesal di kemudian hari.

3. Tunda Pembelian

Kamu bisa menunda pembelian barang sampai momen yang pas, misalnya saat akan ada diskon atau saat kamu sudah benar-benar membutuhkan. Dengan ini, kamu bisa menghemat uang serta menggunakan dana yang kamu punya sesuai dengan kebutuhan.

4. Tidak Harus Barang

Self-reward tidak selalu dengan membeli barang atau bepergian ke tempat wisata. Sekadar quality time bersama teman-teman di kafe atau nonton film juga ampuh untuk refreshing sejenak. Tentunya, self-reward seperti ini dapat menekan pengeluaran yang lebih banyak lagi.

5. Selalu Cek Ulang

Setelah kamu melakukan self-reward, kamu perlu mengecek kembali apakah pengeluaran untuk ini mengganggu manajemen keuangan kamu atau tidak. Sehingga, saat kamu bisa mengatur dan memperbaiki apa yang salah untuk menjadi pertimbangan saat melakukan self-reward kembali di kemudian hari.

Self-reward memang penting sebagai motivasi kerja agar lebih produktif lagi. Namun, tetap kendalikan diri agar tidak melakukannya secara berlebihan dan justru balik merugikan diri sendiri.

https://money.kompas.com/read/2022/04/12/200500726/5-hal-yang-harus-dipertimbangkan-sebelum-melakukan-self-reward-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Spend Smart
BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

Rilis
Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Rilis
Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Earn Smart
Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

BrandzView
Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Spend Smart
Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Whats New
Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Whats New
Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Whats New
Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Whats New
Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

BrandzView
Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.