Salin Artikel

Dana Pemda Rp 200 Triliun Ngendap di Bank, Kemendagri Bakal Panggil Sekda

Pasalnya, dana Pemda yang menganggur di bank mencapai ratusan triliun, totalnya sebesar Rp 200 triliun hingga akhir Mei 2022.

Nilainya jauh lebih besar dibanding jumlah dana menganggur Rp 172 triliun pada Mei 2021. Begitu pun lebih besar dibanding Rp 165 triliun di posisi Mei 2020.

"Minggu ini Bapak undang para sekda untuk bahas hal tersebut," ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Suhajar Diantoro kepada Kompas.com, Minggu (19/6/2022).

Sayangnya, Suhajar belum bisa memastikan kapan tepatnya pertemuan itu akan digelar. Dia pun tidak merinci Pemda mana saja dengan nominal dana mengendap paling tinggi.

Namun berdasarkan paparan Sri Mulyani dalam APBN Kita edisi April 2022, nominal saldo tertinggi berada di wilayah Jawa Timur, sebesar Rp 24,17 triliun. Sedangkan yang terendah berada di wilayah Kepulauan Riau Rp 1,07 triliun.

Sri Mulyani jengkel

Mengendapnya dana Pemda membuat Sri Mulyani jengkel. Jika pada April 2022 dana mengendap mencapai Rp 191,57 triliun, dana ngendon ini meningkat menjadi Rp 200 triliun pada Mei 2022.

Wanita yang akrab disapa Ani ini menjabarkan, realisasi belanja Pemda hingga akhir Mei 2022 juga turun menjadi Rp 223 triliun. Realisasi ini -17 persen (year on year/yoy) dari Rp 270 triliun pada Mei 2021.

Lebih lanjut, belanja Rp 223 triliun hingga akhir Mei 2022 juga didominasi oleh belanja pegawai, yakni untuk menggaji Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dia mencatat, pembayaran gaji mencapai Rp 113 triliun. Sedangkan belanja modal yang notabene dianggarkan untuk infrastruktur dasar seperti akses air bersih hanya Rp 12 triliun, itu pun lebih rendah dibanding tahun lalu Rp 14 triliun.

Di sisi lain, banyak warga yang membutuhkan pembangunan infrastruktur lewat dana tersebut.

"Bukan karena enggak ada uangnya, transfer kami ke daerah itu rutin. Memang ada beberapa persyaratan, tapi tetap daerah sekarang itu masih punya Rp 200 triliun di bank. Jadi ini, kan, menggambarkan ada ironis, ada resources, ada dananya, tapi enggak bisa dijalankan," kata Sri Mulyani kesal

"Bapak Ibu sekalian lihat begitu nerima transfer dari pusat, langsung gampang bayar gaji aja. Apalagi ini sebentar lagi gaji ke-13, itu enggak perlu leadership. Wong ada by account by number, (tinggal transfer saja). Yang perlu dipikirkan, kan, ya tadi kenapa belanja barangnya banyak," seloroh Ani.

https://money.kompas.com/read/2022/06/19/190800826/dana-pemda-rp-200-triliun-ngendap-di-bank-kemendagri-bakal-panggil-sekda

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.