Salin Artikel

Minyak Goreng Masih Mahal saat Harga Sawit Petani Anjlok Gila-gilaan

KOMPAS.com - Petani kelapa sawit mengeluhkan kondisi merosotnya harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi merata di seluruh 22 provinsi penghasil sawit.

Penurunan harga TBS kelapa sawit disebabkan karena mengikuti harga patokan dari bursa CIF Rotterdam yang saat ini berada di kisaran 1.440 dollar AS per ton.

Penurunan harga global terjadi akibat kebijakan pengurangan konsumsi sawit oleh India dan China sebesar 4,8 juta ton per tahun. Penyebab lainya, suplai minyak kedelai dari Benua Amerika yang jadi subtitusi CPO juga mengalami kenaikan.

Di Jambi contohnya, harga sawit petani di Jambi terus melorot hingga menyentuh Rp 700 per kilogram. Jatuhnya harga TBS tersebut karena banyak pabrik stop beroperasi menyusul tersendatnya ekspor minyak sawit.

Di wilayah Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, sejumlah pabrik tutup sejak awal pekan ini. Akibatnya, petani tidak bisa memanen dan menjual buah sawitnya.

”Kami cemas, buah sawit bakal membusuk kalau terus-terusan dibiarkan di pohon,” ujar Rahman, petani di Maro Sebo dikutip dari Harian Kompas, Sabtu (25/6/2022).

Menurut Rahman, harga beli dari para pengepul sawit di wilayah itu terus turun dalam dua pekan terakhir. Puncaknya terjadi pekan ini.

Selain harga yang anjlok, sebagian pengepul juga menolak untuk menampung buah sawit petani. Salah seorang pengepul sawit setempat, Edwar, mengaku kesulitan menyuplai buah sawit ke pabrik.

”Pabrik-pabrik tutup sejak Senin lalu,” katanya.

Hanya segelintir pabrik yang masih beroperasi. Namun, mereka hanya menerima sawit dengan menetapkan harga beli sepihak.

Kondisi itu menyebabkan dirinya tak bisa membeli buah sawit petani lebih baik. Harganya kini hanya Rp 700-Rp 750 per kg, jauh terpuruk dibandingkan pada April lalu yang masih Rp 3.000 per kg.

Sementara itu dikutip dari Antara, Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Solok Selatan, Sumatera Barat Emi Susnawati mengatakan harga TBS hasil perkebunan rakyat jauh di bawah harga yang ditetapkan oleh Provinsi.

"Hari ini harga TBS hasil perkebunan rakyat hanya di beli oleh pabrik PTPN VI Rp 790 per kilogram sedangkan yang ditetapkan Provinsi periode 22-30 Juni Rp 2.429 per kilogram," katanya, di Padang Aro.

Sedangkan oleh PT KSI (PT Kencana Sawit Indonesia, Grup Wilmar) katanya, harga sedikit lebih tinggi tetapi ia mengaku belum mendapat informasi pasti.

Dia mengatakan, perusahaan hanya membeli TBS kelapa hasil kebun plasma sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh Provinsi.

Alasan perusahaan membeli harga TBS kebun swadaya dibawah penetapan Provinsi katanya, karena bibit yang digunakan masyarakat serta perawatannya tidak sama dengan yang dilakukan perusahaan.

"Kalau kebun plasma mulai dari bibit hingga perawatan sesuai dengan arahan perusahaan sehingga harganya sesuai dengan yang disepakati bersama," ujarnya.

Selain itu pihak perusahaan juga membatasi pembelian sawit swadaya sehingga pengumpul juga tidak berani membeli sawit rakyat dalam jumlah banyak.

"Hampir tiap hari harga sawit swadaya turun sehingga pengumpul tidak berani membeli dalam jumlah banyak guna mengurangi kerugian," ujarnya.

Harga minyak goreng masih mahal

Namun demikian, meski harga TBS sawit anjlok cukup lama, harga minyak goreng di pasaran masih saja mahal.

Sudah bulan berganti bulan, masalah harga minyak goreng di Indonesia tak kunjung mereda. Sejak akhir tahun lalu, para produsen minyak goreng kompak menaikkan harga hingga dua kali lipatnya.

Sejumlah kebijakan sebenarnya sudah digulirkan pemerintah, namun nyatanya tak cukup mempan untuk menurunkan harga minyak goreng di pasar seperti sedia kala.

Pemerintah saat ini fokus menurunkan harga minyak goreng curah hingga ke level Rp 14.000 per liternya. Meski mengklaim stoknya melimpah, nyatanya minyak goreng tanpa kemasan ini juga masih sulit didapatkan di sejumlah daerah.

Untuk mendapatkan minyak goreng curah Rp 14.000 per liter pun terkadang diperlukan perjuangan dengan ikut antrean panjang dan diminta untuk menunjukan KTP.

Sementara untuk minyak goreng kemasan, harganya di rak-rak minimarket hingga warung sembako masih dijual di kisaran harga Rp 24.000 per liter.

https://money.kompas.com/read/2022/06/25/121456626/minyak-goreng-masih-mahal-saat-harga-sawit-petani-anjlok-gila-gilaan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal Berapa Potongan Admin BCA Setiap Bulannya? Simak Jadwalnya

Tanggal Berapa Potongan Admin BCA Setiap Bulannya? Simak Jadwalnya

Spend Smart
Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Whats New
Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Spend Smart
Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Whats New
Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Whats New
Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Whats New
Bakal 'Right Issue' 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Kantongi Persetujuan Pemegang Saham

Bakal "Right Issue" 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Kantongi Persetujuan Pemegang Saham

Whats New
Dua Analis Proyeksi Tren Pelemahan IHSG Masih Berlanjut Hari Ini

Dua Analis Proyeksi Tren Pelemahan IHSG Masih Berlanjut Hari Ini

Whats New
Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Mentah Dunia Variatif

Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Mentah Dunia Variatif

Whats New
Pemanfaatan Data 'Real Time' Mampu Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Pemanfaatan Data "Real Time" Mampu Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Sucofindo untuk S1 Teknik, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Sucofindo untuk S1 Teknik, Ini Persyaratannya

Whats New
Bunga Simpanan Sudah Naik, BTPN Ancang-ancang Naikkan Suku Bunga Kredit

Bunga Simpanan Sudah Naik, BTPN Ancang-ancang Naikkan Suku Bunga Kredit

Whats New
Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.