Salin Artikel

BERITA FOTO: Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp 130.000 Per Kilogram

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga komoditas cabai semakin menjadi-jadi di penjuru Jakarta beberapa minggu terakhir. Dikutip dari Info Pangan Jakarta, rata-rata harga cabai masih merentang di Rp 81.000 sampai Rp 109.000 per kilogram.

Rata-rata harga cabai rawit merah dibanderol Rp 109.404 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 81.739 per kilogram, cabai merah keriting Rp 86.872 per kilogram, dan harga cabai merah besar Rp 83.444 per kilogram.

Cabai merah keriting

Harga cabai ini berbeda-beda di setiap pasar. Cabai merah keriting misalnya, tembus Rp 95.000 di Pasar Klender SS. Sementara harga di Pasar Induk Kramat Jati mencapai Rp 70.000 per kilogram.

Namun di Pasar Senen, Pasar Glodok, Pasar Minggu, Pasar Pondok Labu, dan Pasar Mampang Prapatan harga mencapai Rp 90.000 per kilogram.

Kemudian, harga cabai merah besar pada hari ini di rentang harga Rp. 56.000 hingga Rp 95.000 per kilogram. Harga yang termurah berada di Pasar Induk Kramat Jati seharga Rp 56.000, sedangkan yang tertinggi di Pasar Mayestik Rp 95.000.

Harga cabai rawit

Harga cabai rawit lebih mahal lagi. Cabai rawit merah di Pasar Tomang Barat, Pasar Pos Pengumben, dan Pasar Tebet Barat dan beberapa pasar lainnya harga tembus Rp 120.000 per kilogram, bahkan di Pasar Rawamangun harga Rp 130.000. Haya di beberapa pasar, harganya lebih murah, yakni Rp 100.000 per kilogram.

Pasar-pasar tersebut, di antaranya Pasar Grogol, Pasar Mampang Prapatan, dan Pasar Pondok Labu.

Di sisi lain, harga cabai rawit hijau berada di kisaran Rp 60.000 - Rp 100.000. Harga yang termurah berada di Pasar Induk Kramat Jati Rp 60.000 per kilo. Harga termahal di Pasar Pluit mencapai Rp 100.000 per kilogram.

Menurut pedagang cabai Pasar Induk Kramat Jati, Rahmat Hidayat naiknya harga cabai disebabkan kurangnya pasokan cabai dari berbagai daerah. Selain belum musim panen raya cabai, musim hujan turut berpengaruh kurangnya hasil cabai di petani akibat terserang hama.

Dandi Ardiansyah, pedagang cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati mengeluhkan mahalnya harga cabai rawit merah.

“kalau harga cabai mahal mau cari untung Rp 3000 - Rp 4000 per kilogram saja susah, sekarang yang penting laku dan untung tipis, dari pada nahan barang. Sehari harus habis, besok sudah dapat kiriman stok cabai baru,” keluh Dandi.

Dandi menambahkan kalau harga cabai sedang bagus ia bisa mendapat untung berkisar Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogram. Daya beli masyarakat saat harga cabai naik seperti sekarang diakuinya turun.

“Kalau di Pasar Kramat Jati harga cabai Rp 90.000 di luar harganya bisa mencapai Rp 125.000 sampai Rp 130.000 per kilogram,” tutup Dandi.

(Penulis Fika Nurul Ulya | Editor Erlangga Djumena)

https://money.kompas.com/read/2022/06/28/220603726/berita-foto-harga-cabai-di-jakarta-tembus-rp-130000-per-kilogram

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Whats New
Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Whats New
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Whats New
Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Rilis
BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

Whats New
Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Whats New
Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Rilis
Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Rilis
Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Whats New
Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Whats New
23 UKM Terpilih Jadi Penyedia Official Merchandise G20, Bagaimana Kurasinya?

23 UKM Terpilih Jadi Penyedia Official Merchandise G20, Bagaimana Kurasinya?

Whats New
Luhut Minta PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan Saat KTT G20 di Bali

Luhut Minta PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan Saat KTT G20 di Bali

Whats New
Wings Group Bantah Ada Kandungan Etilen Oksida Dalam Mie Sedaap

Wings Group Bantah Ada Kandungan Etilen Oksida Dalam Mie Sedaap

Whats New
Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5 Persen

Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5 Persen

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.