Salin Artikel

China Longgarkan Kebijakan Zero Covid-19, Disneyland Shanghai Kembali Beroperasi Mulai Besok

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (29/6/2022), Disneyland Shanghai dibuka kembali dengan kapasitas terbatas. Begitu pun dengan peningkatan protokol kesehatan dan keselamatan.

Nantinya mulai 30 Juni 2022, mayoritas atraksi, wahana, pertunjukan, belanja, dan makan akan beroperasi di Disneyland. Namun beberapa pengalaman termasuk Explorer Canoes, Selfie Spot dengan Mickey di Gardens of Imagination dan Marvel Universe, tetap akan ditutup.

China pangkas masa karantina

Pembukaan ini juga menyusul kebijakan baru pemerintah China yang mulai melonggarkan perbatasan. China memangkas separuh waktu karantina bagi para pelancong luar negeri dari sebelumnya 21 hari menjadi 10 hari.

Pelonggaran menjadi langkah pertama menuju reintegrasi China dengan dunia. Para pejabat kesehatan di negeri Tirai Bambu mengatakan, perubahan ini bukanlah kebijakan besar, namun berupa penyesuaian halus karena virus Covid-19 sendiri terus bermutasi.

Penyesuaian pun berdasarkan studi tentang karakteristik varian Omicron yang tidak akan meningkatkan risiko penularan virus.

Pejabat di Komisi Kesehatan Nasional, Lei Zhenglong mengatakan, situasi virus di China secara bertahap stabil dalam sebulan terakhir, meskipun wabah sebelumnya melanda wilayah pesisir timur. Hal ini memberikan jendela untuk mengoptimalkan dan menyesuaikan protokol Covid-19.

"Protokol baru ini merupakan optimasi dari pekerjaan pencegahan dan pengendalian. Ini sama sekali tidak mengendur, tetapi pendekatan yang lebih ilmiah dan terarah," ucap Lei.

Keputusan itu disambut baik oleh para pelaku industri perjalanan (travel industry). Menurut mereka, pengurangan masa karantina bagi pelancong internasional ke China merupakan langkah maju.

Kendati demikian selama masih ada karantina, kebijakan tersebut akan menjadi disinsentif bagi para turis yang hendak bepergian ke China. Apalagi negara-negara di Asia sudah mengizinkan perjalanan bebas karantina.

"Saya pikir itu adalah sinyal bahwa keadaan membaik di China. Selama ada karantina tidak peduli seberapa pendek, itu akan menjadi penghalang. Saya berharap pemerintah China akan merasa kondusif untuk menghapus karantina," ucap Direktur jenderal Association of Asia Pacific Airlines, Subhas Menon.

Sementara itu, Presiden Kamar Dagang Uni Eropa di China, Joerg Wuttke mengakui China tidak dapat membuka perbatasan sepenuhnya karena tingkat vaksinasi yang relatif rendah, utamanya untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.

Rendahnya tingkat vaksinasi disebabkan karena sosialisasi vaksin mRNA yang lambat. Dengan demikian, China mungkin harus mempertahankan kebijakan imigrasi terbatas setelah musim panas 2023.

Di sisi lain, Ketua AmCham Shanghai, Sean Stein, mengungkapkan keputusan pemerintah China merupakan langkah positif untuk membantu memulai kembali perjalanan bisnis lintas batas, mempermudah perusahaan untuk membawa pekerjanya ke China, dan membina hubungan bisnis yang lebih baik.

Hal ini berpotensi memudahkan perusahaan China dan eksekutif untuk mengunjungi AS.

"Namun, agar tindakan ini benar-benar efektif, kami membutuhkan lebih banyak penerbangan internasional dan kapasitas yang lebih besar pada penerbangan tersebut, yang saat ini terpaksa membatasi jumlah penumpang di setiap pesawat yang tiba di Shanghai," beber dia.

https://money.kompas.com/read/2022/06/29/134901926/china-longgarkan-kebijakan-zero-covid-19-disneyland-shanghai-kembali

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.