Salin Artikel

Daftar 6 Emiten BUMN yang Bakal Gelar "Right Issue" pada Tahun 2022

"Komisi VI DPR RI menyetujui tekait usulan BUMN menerima PMN tahun 2023 dan corporate action (right issue) tahun 2022,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Mohamad Hekal, dalam agenda Rapat Kerja Komisi VI DPR bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (4/7/2022).

Adapun 6 perusahaan BUMN yang akan menyelenggarakan right issue tahun 2022, mencakup Krakatau Steel (Persero) (KRAS), Semen Indonesia (SMGR), Waskita Karya (WSKT), Adhi Karya (ADHI), Bank Tabungan Negara (BBTN), dan Garuda Indonesia (GIAA).

Adapun rincian dari enam emiten yang akan melakukan right issue tahun ini, serta penggunaan dananya:

1. Krakatau Steel (Persero) (KRAS)

Dalam corporate action KRAS akan menjual saham jenis saham dalam pertepel dengan metode privatisasi Right Issue yang akan digunakan untuk pembayaran utang dan pengembangan usaha.

“Komisi VI mengusulkan Kementerian BUMN untuk mempertimbangkan keterlibatan BUMN lain dalam pelaksanaan aksi korporasi ini,” ujar Hekal.

2. Semen Indonesia (SMGR)

SMGR akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi Right Issue sesuai dengan persetujuan Inbreng Semen Baturaja pada Semen Indonesia sebagai implementasi kebijakan Kementerian BUMN dalam melakukan integrasi BUMN Sub Klaster Semen demi penguatan BUMN dalam persaingan industri semen.

3. Waskita Karya (WSKT)

WSKT akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi Right Issue dengan persetujuan PMN TA 2022 sebesar Rp 3 triliun.


4. Adhi Karya (ADHI)

ADHI akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi Right Issue sesuai dengan persetujuan PMN TA 2022 sebesar Rp 1,9 triliun.

5. Bank Tabungan Negara (BBTN)

BBTN akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi Right Issue sesuai dengan persetujuan PMN TA 2022 sampai dengan Rp 2,98 triliun dari cadangan pembiayaan investasi.

6. Garuda Indonesia (GIAA)

GIAA dalam hal tambahan Penyertaan Modal Negara dari cadangan pembiayaan investasi APBN TA 2022 sebesar Rp 7,5 triliun, yang akan digunakan untuk memperkuat permodalan dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya, serta penjualan saham jenis saham dalam portepel dengan metode right issue GIAA.

Dalam rangka tindak lanjut persetujuan PMN TA 2022 sebesar Rp 7,5 triliun, konversi utang obligasi wajib konversi sebesar Rp 1 triliun oleh pemerintah, penyertaan modal dari pemegang saham lain dan atau publik, serta konverssi utang menjadi saham dari nilai claim settlement kreditur.

https://money.kompas.com/read/2022/07/05/091500126/daftar-6-emiten-bumn-yang-bakal-gelar-right-issue-pada-tahun-2022

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.