Salin Artikel

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 Agustus 2022, Ini Alasannya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, per 3 Juli 2022, kasus aktif nasional sebanyak 16.919 kasus, dengan proporsi Jawa-Bali sebesar 95,9 persen dan luar Jawa-Bali sebesar 4,1 persen.

Sementara, penambahan kasus harian nasional tercatat sebanyak 1.614 kasus, yang berasal dari Jawa Bali 1.579 kasus dan luar Jawa-Bali 35 kasus. Ada 6 provinsi di luar Jawa-Bali dengan kasus aktif tertinggi, meski memang masih jauh lebih rendah dibandingkan di Jawa-Bali dan penambahan kasus hariannya juga relatif landai.

Keenam provinsi tersebut yakni Kalimantan Selatan sebanyak 77 kasus, Sumatera Utara 67 kasus, Papua 55 kasus, Sumatera Selatan 48 kasus, Nusa Tenggara Timur 47 kasus, dan Kalimantan Timur 44 kasus.

"Oleh karena itu, pemerintah memperpanjang pemberlakuan PPKM di luar Jawa Bali mulai 5 Juli hingga 1 Agustus 2022 mendatang," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Senin (4/7/2022) kemarin.

PPKM level 1 luar Jawa-Bali

Ia menyebutkan, wilayah yang menerapkan PPKM Level 1 di luar Jawa-Bali mencapai 385 kabupaten/kota, dan hanya 1 kabupaten yang masuk Level 2 yaitu Kabupaten Sorong di Provinsi Papua Barat. Pemerintah juga mencatat tak ada lagi wilayah yang berstatus Level 3 di luar Jawa-Bali.

Adapun kriteria penerapan level PPKM per daerah tersebut berdasarkan pada tingkat transmisi komunitas, meliputi jumlah kasus konfirmasi, rawat inap di rumah sakit, dan kematian.


Kasus Covid-19 seminggu terakhir alami kenaikan

Airlangga menambahkan, dalam satu minggu terakhir, kasus harian Covid-19 di Indonesia mengalami sedikit kenaikan, namun masih dalam batas yang jauh lebih rendah dibandingkan negara lain, dan tidak menimbulkan kenaikan pada tingkat rawat inap dan kematian. Jumlah kasus harian ini juga relatif stabil dibandingkan negara-negara lain.

“Kasus harian rata-rata dalam seminggu (7DMA) per 2 Juli 2022, di Indonesia tercatat sekitar 1.939 kasus, sedangkan di Amerika Serikat mencapai 116.301 kasus, Australia 32.116 kasus, India 16.065 kasus, Singapura 8.266 kasus, Malaysia 2.385 kasus, dan Thailand 2.279 kasus,” papar dia.

Meski demikian, diakuinya bahwa beberapa minggu terakhir telah terjadi kenaikan kasus konfirmasi harian di beberapa negara, yang utamanya disebabkan virus omicron subvarian baru BA.4 dan BA.5.

Maka, pemerintah akan tetap melakukan langkah-langkah cepat dan strategis dalam penanganan pandemi, seperti menjadikan vaksinasi dosis ke-3 atau booster sebagai syarat perjalanan.

"Dosis ke-3 ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan. Arahan Bapak Presiden juga meminta untuk di bandara-bandara disiapkan vaksinasi dosis 3," ungkap Airlangga.

https://money.kompas.com/read/2022/07/05/101000526/ppkm-luar-jawa-bali-diperpanjang-hingga-1-agustus-2022-ini-alasannya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.