Salin Artikel

Kemenkumham: 4 Orang Daftarkan Merek "Citayam Fashion Week", 1 Pemohon Cabut Pendaftaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM telah menerima empat permohonan yang mengajukan merek Citayam Fashion Week (CFW) hingga 25 Juli 2022.

Namun, terdapat satu pemohon yang memutuskan untuk menarik pendaftaran merek Citayam Fashion Week, yakni Indigo Aditya Nugroho seorang Content Creator/Influencer.

"Terkait isu yang lagi ada ini adalah Citayam Fashion Week, itu ada empat permohonan sampai tanggal 25 ini ada empat permohonan yang diajukan ke kita. Yang menyebut secara langsung Citayam Fashion Week itu ada tiga, kemudian belakangan baru didaftarkan kemarin tanggal 25 Juli, itu hanya Citayam saja," kata Plt Dirjen DJKI Kemenkumham Razilu, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

"Dia yang menggunakan Citayam saja, itu adalah PT Stik Industri Palekat. Empat permohonan yang ada per tanggal 25 Juli kemarin, pemohon atas nama Indigo Aditya Nugroho telah mengajukan penarikan kembali," sambungnya

Atas keputusan Indigo Aditya Nugroho yang mencabut pendaftaran merek Citayam Fashion Week, pihak DJKI mengapresiasi. Malah, Razilu berharap, pihak pemohon lainnya yang masih memproses pendaftaran Citayam Fashion Week bisa mengikuti jejak Indigo Aditya Nugroho.

"Harapan kita sebenarnya, supaya tidak berkelanjutan polemik di masa mendatang, bagi pihak yang mengajukan mengambil sikap yang sama sebaiknya seperti Mas Indigo Aditya Nugroho untuk ditarik kembali sehingga tidak berkelanjutan prosesnya di kita," ucapnya.

DJKI Bentuk Tim Pemeriksa Merek

Razilu menjelaskan, untuk merek Citayam Fashion Week, pihak DJKI Kemenkumham akan membentuk tim khusus. Biasanya, kata dia, merek yang diajukan pemohon hanya diperiksa oleh satu pegawai.

Lantaran nama Citayam Fashion Week mejadi sorotan masyarakat hingga pemerintah, maka DJKI memutuskan hal tersebut. Dengan demikian, pemohon yang mendaftarkan nama Citayam bakal diseleksi lebih ketat.

"Ketika ini (Citayam Fashion Week) tidak ditarik kembali, biasanya ini Pemeriksa Merek diperiksa oleh satu orang. Kemudian diverifikasi secara berjenjang. Tetapi saya sudah berdiskusi dengan Pak Direktur Pemeriksa Merek, untuk merek ini kita akan membentuk tim yang ketat untuk melakukan pemeriksaan. Jadi tidak diperiksa satu orang, tapi diperiksa oleh tim untuk membuktikan bahwa layakkah yang mengajukan merek Citayam Fashion Week ini berhak atau tidak," ujarnya.

Kehebohan Citayam Fashion Week ini bermula dari Aktor, Baim Wong, yang berupaya ingin mengklaim nama tersebut menjadi merek di DJKI Kemenkumham pada 21 Juli. Lalu, ada Indigo Aditya Nugroho yang turut mengajukan permohonan pendaftaran merek Citayam Fashion Week.

Namun, Baim Wong yang paling disorot serta mendapat hujatan dari berbagai kalangan termasuk para warganet/netizen. Baim Wong mendaftarkan merek Citayam Fashion Week melalui usahanya PT Tiger Wong Entertainment.

Tiger Wong Entertainment mendaftarkan merek Citayam Fashion Week untuk jenis jasa hiburan dalam sifat peragaan busana, layanan hiburan yaitu menyediakan podcast di bidang mode, hingga publikasi majalah mode untuk tujuan hiburan.

https://money.kompas.com/read/2022/07/26/143000926/kemenkumham--4-orang-daftarkan-merek-citayam-fashion-week-1-pemohon-cabut

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.