Salin Artikel

Forum Kapasitas Nasional Dorong Upaya Produksi 1 Juta Barrel Minyak 2030

Menurutnya, Forum Kapasitas Nasional merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak kemampuan industri nasional dalam mendukung kegiatan hulu migas. Dengan menjadi showroom bagi pemain-pemain dalam negeri untuk menunjukkan kemampuannya agar dapat diserap oleh industri hulu migas.

"Di sini kami memfasilitasi kerja sama di antara pelaku usaha untuk terlibat lebih jauh dalam aktivitas industri hulu migas nasional. Kerja sama ini tentunya akan memperkuat kapasitas nasional, untuk mengejar target produksi 2030, menuju produksi 1 juta barrel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030," katanya dalam Forum Kapnas yang berlangsung di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Forum Kapasitas Nasional II 2022 ini akan berlangsung selama dua hari, mulai 27-28 Juli. Dwi Soetjipto menambahkan, di Forum Kapasitas Nasional akan terjadi pertukaran informasi, pengetahuan dan peluang kerja sama yang bisa dilakukan ke depan.

Forum Kapnas juga akan menjadi ajang diskusi untuk mencari solusi atas berbagai hambatan dan tantangan yang mungkin dihadapi para pemangku kepentingan industri hulu migas, terutama pelaku usaha yang terlibat sebagai penunjang industri hulu migas.

Dwi menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mengarahkan agar sektor migas tidak hanya sebagai sumber energi bahan baku industri ataupun penerimaan negara, namun harus menjadi lokomotif penggerak perekonomian nasional dengan menciptakan multiplier effect dan terus berupaya meningkatkan kapasitas nasional.

Oleh karena itu, dalam Rencana Strategis Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0, peningkatan kapasitas nasional telah menjadi bagian dalam upaya transformasi industri hulu migas, khusunya dalam melaksanakan peningkatan daya saing pemasok nasional.

"Melalui pengembangan kapasitas nasional, industri hulu migas terus mengupayakan efisiensi yang akan berdampak terhadap penerimaan negara. Hingga Semester I tahun 2022, industri hulu migas berkontribusi terhadap penerimaan negara sebesar 9,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 140 triliun. Angka itu mencapai 97,3 persen dari target tahunan penerimaan negara pada APBN 2022, yang ditetapkan sebesar 9,95 dollar AS," paparnya.


Sementara itu, nilai kontribusi industri migas terhadap industri lain pada periode 2020-Juni 2022 mencapai Rp 174,53 triliun. Angka ini kata Dwi, jauh melampaui nilai kontrak komoditas utama migas sendiri yang sebesar Rp 141,20 triliun.

Industri hulu migas juga dikatakan banyak memberi manfaat terhadap perkembangan UMKM. Berdasarkan data SKK Migas, keterlibatan UMKM dalam keseluruhan nilai total kontrak industri migas mencapai Rp 17,3 triliun atau sebesar 9,9 persen, dengan TKDN 100 persen.

"Kerja sama yang produktif di antara pelaku usaha lokal dan nasional sebagai penunjang mendorong penggunaan produk dalam negeri, serta meningkatkan capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di industri hulu migas. Saat ini realisasi TKDN industri hulu migas telah mencapai 63 persen. Angka itu 6 persen melampaui target yang ditetapkan pemerintah yang sebesar 57 persen," ujarnya.

https://money.kompas.com/read/2022/07/27/144514426/forum-kapasitas-nasional-dorong-upaya-produksi-1-juta-barrel-minyak-2030

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.