Salin Artikel

4 Bank Besar Ini Kantongi Laba Bersih Terbesar, Siapa Jawaranya?

Namun 4 bank besar berikut ini mampu mencatatkan kinerja yang cemerlang di paruh pertama 2022. Mereka mampu membukukan kenaikan laba bersih hingga dua digit.

Kompas.com merangkum 4 bank besar yang mencatatkan laba bersih terbesar di Semester I 2022, yaitu BRI, Bank Mandiri, BCA, dan BNI. Berikut ulasan lengkapnya.

1. BRI

PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero) Tbk mengantongi laba bersih secara konsolidasian sebesar Rp 24,88 triliun atau naik 98,38 persen secara tahunan selama Semester I 2022.

Nominal serta pertumbuhan laba bersih BRI ini merupakan yang terbesar dibandingkan bank-bank lainnya.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan, pencapaian tersebut karena BRI mampu merespons dengan baik berbagai kebijakan dari pemerintah dan regulator serta tantangan perekonomian global dan domestik saat ini.

Berbagai respons tersebut di antaranya fokus pada aspek likuiditas terutama pertumbuhan dana murah dan menjaga kualitas kredit terutama kredit yang kami restrukturisasi akibat pandemi Covid-19.

"Di tengah kondisi perekonomian yang masih penuh dengan tantangan dalam 6 bulan pertama di tahun 2022, BRI Grup berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp 24,88 triliun," ujarnya saat konferensi pers virtual, Rabu (27/7/2022).

2. Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 20,2 triliun di Semester I 2022. Capaian ini tumbuh 61,7 persen dibandingkan Semester I 2021 (year on year/yoy).

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, hal tersebut didukung oleh kinerja profitabilitas yang membaik.

Hal ini tercermin pada margin bunga bersih (net interest margin/NIM) secara konsolidasi mencapai 5,37 persen di Kuartal II 2022, tumbuh 32 basis poin (bps) dibandingkan Kuartal II 2021.

Selain itu, tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sebesar 23,03 persen pada periode yang sama, meningkat 791 bps secara tahunan.

"Berkat profitabilitas yang membaik, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 20,2 triliun, tumbuh 61,7 persen secara yoy," ujar Darmawan saat Paparan Kinerja, Kamis (28/7/2022).

3. BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 24,9 persen secara tahunan di Semester I 2022 menjadi Rp 18 triliun.

Pencapaian tersebut ditopang oleh pendapatan operasional BCA yang tumbuh 6,3 persen secara tahunan (yoy) menjadi sebesar Rp 40,9 triliun.

Kemudian, kenaikan laba BCA juga berasal dari kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 5,3 persen secara yoy menjadi Rp 29,8 triliun.

Pendapatan selain bunga tumbuh 8,9 persen secara yoy menjadi Rp 11,1 triliun yang ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15 persen secara yoy.

4. BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bukukan laba bersih Semester I 2022 sebesar Rp 8,8 triliun.

Meskipun laba yang diperoleh BNI lebih kecil dibanding ketiga bank di atas, namun laba bersih BNI tumbuh 75,1 persen secara tahunan. Pertumbuhan laba ini lebih tinggi dibandingkan Bank Mandiri dan BCA.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan, kinerja yang baik ini didukung oleh pemulihan ekonomi yang membuat geliat usaha dan konsumsi masyarakat semakin kuat sehingga mendorong kinerja BNI sebagai fungsi intermediator.

"Laba bersih pun tercapai karena fungsi intermediasi yang terus menguat," ujarnya saat public expose Semester I 2022, Jumat (29/7/2022).

https://money.kompas.com/read/2022/08/01/110600726/4-bank-besar-ini-kantongi-laba-bersih-terbesar-siapa-jawaranya-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.