Salin Artikel

3 Alasan Bisnis Sulit Berkembang

Oleh: Fauzi Ramadhan dan Fandhi Gautama

KOMPAS.com - “Although growth is never easy, it’s almost always necessary at some point. Companies that are stagnant can’t be competitive, and if you’re not competitive, your days in business are numbered.” —Shawn Freeman, Founder TWT Group.

Selain meraih keuntungan, bisnis yang terus bertumbuh dan dapat bertahan dari segala gempuran persaingan merupakan impian bagi setiap pebisnis.

Namun, untuk dapat mencapainya, pebisnis harus rela mengorbankan banyak hal. Mulai dari uang, pertemanan, waktu bebas, kenyamanan, hingga keluarga.

Selain itu, pebisnis juga harus cerdas dalam mengambil langkah. Jangan sampai bisnis yang dilakukan justru stagnan.

Secara praktis, hal ini ditandai dengan omzet bisnis yang tak menunjukkan kenaikan setiap periodenya. Jika sudah demikian, kita patut khawatir kalau bisnis akan sulit berkembang.

Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya?

Melalui siniar (podcast) Smart Inspiration edisi Smart Information episode “Bisnis Stuck di Tempat? Perbaiki dengan Cara Ini!”, kita akan diajak untuk mengenal alasan-alasan mengapa bisnis sulit berkembang dan solusi untuk mengatasinya.

Sebelum membahas bagaimana cara memperbaiki bisnis yang sulit berkembang, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Perlu diketahui bahwa setiap bisnis memiliki alasannya sendiri mengapa mereka sulit berkembang. Berikut adalah beberapa alasan yang umum terjadi.

1. Belum Memahami Makna Sebenarnya dari Pengembangan Bisnis

Apa itu pengembangan bisnis? Menurut Scott Pollack, kontributor tulisan bisnis di Forbes, pengembangan bisnis adalah usaha penciptaan nilai jangka panjang bagi suatu bisnis yang mencakup unsur pelanggan, pasar, dan interaksi di dalamnya.

Dengan kata lain, dilansir dari KOMPAS.com, bisa dikatakan bahwa istilah ini merupakan suatu usaha yang bertujuan untuk mempertahankan bisnis agar tetap produktif dan menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang.

Berangkat dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bisnis merupakan unsur esensial dalam berbisnis.

Sayangnya, banyak pebisnis yang menganggap bahwa berbisnis hanya sekadar menjual produk dan memperoleh keuntungan.

2. Kehilangan Tujuan, Fokus, dan Semangat dalam Membangun Bisnis

Seiring berjalannya waktu, fokus dan semangat dalam membangun bisnis akan memudar secara alami. Proses ini bisa lebih cepat terjadi jika bisnis cenderung stagnan.

Jika tidak segera diatasi, pebisnis bisa lupa tujuan utama bisnisnya. Mereka justru hanya sekadar menjual dan mendapatkan keuntungannya saja, tanpa mementingkan pengembangan bisnis.

Untuk dapat membantu mengembalikan fokus dan semangat dalam berbisnis, Kristin Marquet, Founder dan Direktur Kreatif Creative Development Agency, menganjurkan kita untuk mencoba mengelilingi diri dengan orang yang tepat.

Bergaulah dengan orang-orang yang memiliki aura positif dan sukses. Jika yang terjadi justru sebaliknya, tak ayal jika energi kita lebih mudah terkuras, bahkan terbuang sia-sia.

3. Tidak Punya Rencana Bisnis dan Pemasaran yang Baik

Ini merupakan alasan yang kerap terjadi ketika bisnis mengalami stagnasi.

Pasalnya, berbagai unsur-unsur penting dalam berbisnis, seperti penganggaran, pengendalian biaya, penetrasi pasar, dan pembiayaan sumber daya manusia memerlukan perencanaan yang matang.

Tanpa adanya perencanaan, segala unsur tersebut tidak dapat terpenuhi dengan baik. Bahkan, hal ini bisa membuat bisnis hancur secara perlahan.

Dari segala alasan ini, lantas bagaimana cara agar kita bisa memperbaikinya? Dengarkan jawabannya melalui siniar Smart Inspiration edisi Smart Information episode “Bisnis Stuck di Tempat? Perbaiki dengan Cara Ini!”.

Selain itu, bagi kamu yang ingin belajar tentang informasi strategis seputar menjalankan bisnis, elaborasi perspektif, dan cara menemukan keseimbangan hidup yang lebih berkualitas serta berbahagia, dengarkan siniar Smart Inspiration di Spotify!

https://money.kompas.com/read/2022/08/05/200000426/3-alasan-bisnis-sulit-berkembang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.