Ganti menteri, ganti kebijakan. Ungkapan itu mungkin tepat menggambarkan soal perlakuan terhadap kapal pencuri ikan yang ditangkap di perairan Indonesia, termasuk penenggelaman kapal.
Sebagai informasi saja, penenggelaman kapal pencuri ikan yang telah inkrah pengadilan sudah diatur sejak lama, yakni melalui UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan.
Aturan penenggelaman kapal cukup masif dilakukan di era Menteri Kelautan dan Perikanan 2014-2019, Susi Pudjiastuti. Alasannya untuk menimbulkan efek jera.
Setelah kursi Menteri Kelautan dan Perikanan beralih ke Edhy Prabowo, kebijakan penenggalaman kapal yang disita dari aktivitas illegal fishing tak lagi dilakukan.
Selengkapnya simak di sini
2. Daftar 5 Orang Terkaya Dunia dengan Penurunan Harta Paling Besar pada 2022
Tahun 2022 bukan menjadi tahun yang 'menguntungkan' bagi sebagian besar konglomerat yang tergabung dalam daftar orang terkaya dunia.
Pundi-pundi kekayaan mereka tergerus signifikan, bahkan ada yang nilainya mencapai lebih dari 100 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 1.560 triliun (asumsi kurs Rp 15.600 per dollar AS).
Dikutip dari Forbes, konglomerat yang hartanya menguap lebih dari 100 miliar dollar AS itu ialah Elon Musk. Founder sekaligus CEO Tesla itu mengakhiri tahun 2022 dengan pundi kekayaan sekitar 147 miliar dollar AS, anjlok 125 dollar AS dari posisi akhir
2021. Terkoreksinya taksiran kekayaan pria kelahira Afrika Selatan itu tidak terlepas dari anjloknya harga saham Tesla. Sepanjang tahun lalu, harga saham produsen mobil listrik itu turun sekitar 65 persen.
Siapa lagi orang tajir yang kekayaannya melorot? Baca di sini
3. Perang Tarif Asuransi, Menguntungkan atau Merugikan Nasabah?
Perang tarif premi di industri asuransi sedang berlangsung. Perusahaan-perusahaan asuransi berlomba menawarkan tarif premi dengan besaran yang sangat rendah untuk menarik konsumen.
Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai hal itu sebagai praktik persaingan usaha yang tidak sehat. Hal ini dinilai bisa menguntungkan sekaligus bisa merugikan konsumen.
"Menguntungkan juga merugikan. Menguntungkan karena menghemat biaya tapi juga merugikan kalau sulit mendapatkan ganti rugi saat terjadi klaim," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (7/1/2023).
Terlepas dari keuntungannya, dia justru mengimbau agar nasabah lebih hati-hati saat memilih produk asuransi karena sangat berisiko gagal bayar klaim.
Simak selengkapnya di sini
4. Karyawan Pegadaian di Jaksel Terjerat Kasus "Fraud", Manajemen Dukung Upaya Hukum Kejaksaan dan Pastikan Dana Nasabah Aman
PT Pegadaian buka suara terkait kasus fraud yang dilakukan karyawan Pegadaian kantor cabang Kebayoran Baru di Jakarta Selatan.
Kasus ini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan sejak Jumat (6/1/2023).
Sekretaris Perusahaan Pegadaian Yudi Sadono mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan tindakan hukum terhadap pelaku. "
Begitu tim internal perusahaan menemukan tindakan fraud yang dilakukan karyawan yang tidak amanah, kami melakukan langkah-langkah penegakan aturan baik peraturan internal maupun langkah hukum pidana yang berlaku," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/1/2023).
Selengkapnya baca di sini
5. Makin Diminati Saat Ada Ancaman Resesi, Harga Emas di 2023 Diprediksi Bakal Naik
Investasi emas diprediksi bakal moncer di tahun ini. Pasalnya logam mulia seperti emas akan menjadi incaran investor lantaran dapat menjadi pelindung nilai atau hedging aset dari inflasi yang makin liar.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, dengan kondisi ekonomi global yang diperkirakan masih dihantui resesi, maka emas menjadi instrumen investasi safe haven.
Bahkan emas tidak hanya akan diminati oleh para investor tetapi bank sentral di banyak negara saat ini juga sudah mulai menumpuk cadangan emas.
"Semakin besar ancaman resesi maka semakin menarik emas sebagai safe haven," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/1/2023).
Berapa kira-kira harga emas tahun 2023? Simak selengkapnya di sini
https://money.kompas.com/read/2023/01/09/054000826/-populer-money-kapal-pencuri-ikan-kini-disumbangkan-perang-tarif-asuransi-
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan