Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Freeport Indonesia Catat Laba Bersih Rp 48,79 Triliun pada 2023, Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda Papua Tengah

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatatkan laba bersih sebesar 3,16 miliar dolar AS atau setara Rp 48,79 triliun (asumsi kurs Rp 15.439 per dollar AS) sepanjang 2023.

Keuntungan yang didapatkan sepanjang tahun lalu itu pun turut disetorkan ke pemerintah daerah di Provinsi Papua Tengah sebesar Rp 3,35 triliun.

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, bagian daerah atas keuntungan bersih perusahaan diberikan ke pemerintah provinsi, kabupaten penghasil, dan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah.

"Pembayaran bagian daerah dari keuntungan bersih merupakan realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan ekonomi pemerintah daerah," ujar Tony dalam keterangannya, Kamis (18/4/2024).

Ia merinci dana sekitar Rp 3,35 triliun terbagi untuk Pemprov Papua Tengah sekitar Rp 839 miliar dan Pemkab Mimika sekitar Rp 1,4 triliun.

Sementara kabupaten lain di provinsi Papua Tengah yakni Kabupaten Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya masing-masing mendapatkan sekitar Rp 160 miliar.

Adapun pada 2023 lalu, Freeport Indonesia berhasil memproduksi tembaga sebanyak 1,65 miliar pound serta emas sebanyak 1,97 juta ounces.

Dari kinerja operasi tersebutlah, Freeport Indonesia mencetak laba bersih sebesar Rp 48,79 triliun.

Secara keseluruhan penerimaan negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan pungutan lainnya mencapai lebih dari Rp 40 triliun pada 2023, termasuk kontribusi ke daerah mencapai lebih dari Rp 9 triliun.


Tony menambahkan, Freeport Indonesia juga terus berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui beragam program investasi sosial.

Pada 2023, nilai investasi sosial Freeport Indonesia mencapai hampir Rp 2 triliun, dan akan terus bertambah sekitar 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,5 triliun per tahun sampai dengan 2041.

"Keberhasilan kami sebagai perusahaan adalah ketika masyarakat di lingkungan sekitar area operasional meningkat taraf hidup dan kesejahteraannya. Kami terus bertumbuh dan berkembang bersama Papua hingga selesainya operasi penambangan pada 2041," tutup Tony.

https://money.kompas.com/read/2024/04/18/200600026/freeport-indonesia-catat-laba-bersih-rp-48-79-triliun-pada-2023-setor-rp-3-35

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke