www.kompas.com
Salah satu perajin tahu dan tempe, Mamik Sudiyatmo asal Kalurahan Kulur, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Strategi klasik dipakai, yakni mengurangi ukuran namun harga jual tidak berubah. Ia menyesuaikan dengan naik turun harga kedelai.(KOMPAS.COM/DANI JULIUS)
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.