Empat Insentif Pajak Berlaku 2009

Kompas.com - 18/08/2008, 07:24 WIB
Editor
JAKARTA, SENIN - Empat insentif pajak terbaru akan diberlakukan mulai tahun depan. Insentif tersebut telah dicantumkan dalam Nota Keuangan dan Rancangan APBN 2009 sebagai pernyataan resmi bahwa semua dampak anggaran akibat fasilitas itu harus dibiayai mulai tahun depan.

”Insentif itu merupakan realisasi dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal yang kemudian dioperasionalkan melalui Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2008 tentang investasi. Kedua aturan ini menghendaki agar keempat insentif pajak tersebut dianggarkan dalam RAPBN 2009. Itu artinya, dampak anggarannya sudah ditanggulangi mulai tahun depan,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Perekonomian Eddy Putra Irawady, pekan lalu di Jakarta.

Keempat insentif pajak tersebut adalah pertama, pembebasan atau pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan dalam jumlah dan waktu tertentu kepada investor yang merupakan industri pionir.

Kedua, keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya untuk bidang usaha tertentu pada wilayah atau kawasan tertentu.

Ketiga, pembebasan atau penangguhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal atau mesin serta peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri selama jangka waktu tertentu. Keempat, pemerintah mengubah perlakuan PPN atas sebagian barang kena pajak yang bersifat strategis dari yang semula ”dibebaskan” menjadi tidak dipungut atau ditanggung pemerintah.

Penetapan industri mana saja yang mendapatkan fasilitas akan ditetapkan oleh Departemen Perindustrian. Namun, untuk menetapkan perusahaan yang akan memperoleh keringanan, akan didiagnosa oleh tim nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi.

Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan, salah satu industri yang layak dikembangkan dan mendapatkan fasilitas pada tahun 2009 adalah industri susu.

Industri ini bisa mengaitkan perusahaan pengolah susu berskala besar dengan usaha peternakan sapi penghasil susu yang dikelola oleh usaha mikro, kecil, dan menengah.

”Yang layak mendapatkan insentif, antara lain, adalah industri yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri itu tergolong baru dan diutamakan yang berada di luar Jawa,” ujar Fahmi.

Dirjen Pajak Darmin Nasution mengatakan, seluruh insentif itu hanya diberikan bagi investasi baru. Pihaknya sedang memperhitungkan potensi penerimaan pajak yang hilang akibat keempat insentif tersebut.

Target penerimaan Ditjen Pajak tahun 2009 ditetapkan sebesar Rp 650,3 triliun lebih tinggi dari penerimaan yang diproyeksikan pada tahun 2008, yaitu sebesar Rp 559,7 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Agar Dipanggil HRD

Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Agar Dipanggil HRD

Work Smart
5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

Whats New
RHB Banking Group Berkomitmen Perkuat Bisnis di Indonesia Melalui Anak Usahanya

RHB Banking Group Berkomitmen Perkuat Bisnis di Indonesia Melalui Anak Usahanya

Whats New
Lowongan Kerja PT Dankos Farma untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Boleh Daftar

Lowongan Kerja PT Dankos Farma untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Boleh Daftar

Work Smart
Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Whats New
Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Rilis
Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Whats New
Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Whats New
Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Whats New
Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Whats New
Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Work Smart
Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Whats New
Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Whats New
Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Whats New
Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.