Tertular Wall Street, IHSG Langsung Tembus 1.800

Kompas.com - 19/09/2008, 09:42 WIB
Editor

JAKARTA, JUMAT - Keriaan yang terjadi di pasar saham global ikut menular ke Bursa Efek Indonesia. Pada awal perdagangan Jumat (19/9) pagi indeks langsung menguat menembus level psikologis 1.800.

Indeks Harga Saham Gabungan dalam 30 menit pertama perdagangan di lantai bursa langsung menguat 56,193 poin (3,14 persen) pada 1.843,866. Sektor pertambangan, perkebunan, dan perbankan memimpin penguatan indeks pada awal perdagangan ini.

Sementara itu, indeks Kompas100 bertambah 15,953 poin (3,68 persen) menjadi 449,683, indeks LQ45 meningkat 14,476 poin (4,01 persen) ke 375,200, dan Jakarta Islamic Index naik 10,201 poin (3,71 persen) ke 285,510.

Saham-saham yang langsung menguat antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 1.150 ke Rp 20.100. Astra International (ASII) meningkat Rp 800 ke Rp 17.600. Astra Agro Lestari naik (AALI) naik Rp 700 ke Rp 13.600. PT Bukit Asam (PTBA) bertambah Rp 400 menjadi Rp 10.000.

Bursa saham regional pada perdagangan Jumat (19/9) pagi langsung menguat rata-rata diatas 3 persen menyambut langkah yang diambil Pemerintah AS untuk menyelesaikan kredit macet perbankan. Dalam perdagangan semalam, bursa Wall Street juga merespon baik dengan indesk Dow Jones menguat lebih dari 400 poin.

Menteri Keuangan AS Henry Paulson dilaporkan sedang mempertimbangkan upaya intervensi dengan solusi seperti Resolution Trust Corp yang dibentuk selama krisis kredit pada penghujung 1980-an dan awal 1990-an.

Kemarin indeks dunia bergerak menguat menyusul rencana The Fed, European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan menyuntikkan dana hingga 180 miliar dollar AS, dalam rangka menyelamatkan pasar finansial global. Menurut Analis Riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono, rencana tersebut direspon positif oleh pasar. "Terbukti Hangseng yang sempat najlok 7 persen, akhirnya ditutup turun tipis 0.03 persen. Demikian pula
IHSG, setelah sempat turun akhirnya ditutup menguat 1 persen," sebutnya.

Hari ini Purwoko memprediksi IHSG masih akan menguat didukung oleh sentimen regional  serta menguatnya harga minyak mentah dunia. "Secara teknikal, IHSG akan menguji level resistance 1.807, jika tembus kemungkinan akan bergerak menuju 1.830-an. Level support berada di 1.737," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.