Kapasitas Mudik Bersama Masih Kurang

Kompas.com - 25/09/2008, 13:22 WIB
Editor

JAKARTA, KAMIS - Presiden Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, Kamis (25/9) mengatakan, kapasitas kursi yang tersedia pada sejumlah kegiatan mudik bersama dengan bus masih sangat kurang. Jumlahnya tak lebih dari 20 persen pemudik yang melalui jalur darat.

Demikian disampaikan Irwan seusai melepas sekitar 18.000 peserta mudik massal bersama Sido Muncul di Lapangan Pekan Raya Jakarta. Ia menghargai upaya sejumlah perusahaan swasta yang menggelar kegiatan serupa karena cara itu dinilai lebih aman dan memudahkan pengawasan.

"Jumlah 18.000 orang masih jauh dari jumlah pemudik sebenarnya. Substansinya bukan pada gratisnya, tetapi mudik bersama seperti ini lebih aman dan mudah diawasi karena lebih terkoordinir," ujarnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Iskandar Abubakar, menambahkan, jumlah pemudik dengan menggunakan bus tahun ini diperkirakan mencapai tujuh juta orang dari total pemudik 15,8 juta orang. Namun dari jumlah itu, hanya sebagian kecil yang menjadi peserta mudik bersama dengan angkutan massal.

Menurut Iskandar, meningkatnya jumlah peserta mudik bersama dengan angkutan massal diharapkan menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Selama ini, kasus tertinggi dialami oleh pemudik sepeda motor. "Kita mendukung upaya-upaya perusahaan-perusahaan swasta yang menggelar kegiatan seperti ini," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.