PPh atas Dividen Turun Jadi 10 Persen

Kompas.com - 10/02/2009, 14:14 WIB
Editor

JAKARTA, SELASA — Pemerintah menetapkan tarif baru pajak penghasilan (PPh) atas dividen (bagi hasil) yang diterima atau diperoleh wajib pajak (WP) orang pribadi dalam negeri, yakni dari 20 persen turun menjadi 10 persen dan bersifat final.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal itu dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2009 tentang PPh atas Dividen yang Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi Dalam Negeri, tertanggal 9 Februari 2009. "PPh berupa dividen yang diterima atau diperoleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri dikenai PPh sebesar 10 persen dan bersifat final," kata Presiden.

Pemerintah berharap, dengan aturan baru tersebut dapat memberikan kepastian hukum, kemudahan administrasi kepada WP dan pemerintah sendiri. Serta, mendorong pertumbuhan dan menggairahkan investasi dalam negeri, antara lain dalam bentuk penyertaan modal langsung pada perseroan terbatas.

Pasal 2 PP/2009 menyebutkan, pengenaan PPh 10 persen dilakukan melalui pemotongan oleh pihak yang membayar atau pihak lain yang ditunjuk selaku pembayar dividen.

Selanjutnya, mengenai ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh atas dividen yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri akan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Nah, kendati PP tersebut baru diterbitkan 9 Februari 2009, tetapi aturan tersebut berlaku sejak 1 Januari 2009. (Kontan)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X