JK = Wisanggeni?

Kompas.com - 18/06/2009, 14:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jika ada pertanyaan tokoh wayang mana yang cocok dengan karakter calon presiden Jusuf Kalla, jawabnya adalah Wisanggeni. Setidaknya itulah yang disebutkan oleh Barisan Muda Profesional dalam acara "Deklarasi Barisan Muda Profesional" yang menyatakan dukungan penuh kepada pasangan JK-Wiranto. Acara deklarasi dilakukan di Hotel Grand Flora Kemang, Kamis (18/6).

Para dalang yang didaulat mengisi acara dalam deklarasi ini juga menyerahkan wayang Wisanggeni kepada JK yang didampingi oleh istrinya, Mufidah Kalla. JK mengucapkan terima kasih atas wayang dan dukungan barisan ini.

Dalam narasi yang disampaikan ketika para dalang menyerahkan wayang, pembawa acara mengucapkan alasan menyamakan JK dengan Wisanggeni. "Wisanggeni sama seperti seorang figur JK yang betindak cepat, tepat, dan aman demi kepentingan bangsa. Juga tegas dan tidak ragu," ujar pembawa acara.

Dalam pagelaran, ungkap pembawa acara, Ki dalang akan membawakan Wisanggeni menjadi juru damai di tiga tempat, yaitu wilayah Monokeling, Widoro Kandang, dan wilayah Tunggorono. Untuk wilayah Tunggorono yang masalahnya berlarut-larut, Wisanggeni akan memutuskan menandatangani perdamaiannya. "Kira-kira seperti wilayah Aceh," tandas pembawa acara.

Seyogianya, Wiranto juga akan mendapat wayang. Sayangnya, Wiranto tak hadir. Wiranto difigurkan sebagai tokoh Wirantoko, putra Raden Nakula yang tak haus kekuasaan.

Digambarkan, Wirantoko sebenarnya memiliki peluang mengambil kekuasaan dalam keadaan kacau karena telah menerima surat perintah dari Kanjeng Romo. Namun, Wirantoko tetap memilih menjadi senopati dilandasi hati nurani.

Pagelaran wayang terus berlangsung meski JK telah melangkah pergi. Pagelaran bertajuk "JK-Wiranto Aguyub Ambangun Jayaning Nagari Dalam Raharjaning" ini dipimpin oleh seorang dalang yang juga purnawirawan dengan pangkat terakhir Mayjend TNI, Ki dalang S Azhary.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Editor
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X