Dirut PLN Penuhi Panggilan KPK

Kompas.com - 12/11/2009, 12:52 WIB
EditorGlo

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi, Kamis (12/11).

Dia datang ke KPK sekitar pukul 10.45 WIB. Dia diperiksa sebagai saksi untuk kasus pengadaan Customer Management Service (CMS) di PLN wilayah Jawa Timur.

Mengenakan batik hitam putih, Fahmi datang sendiri. Namun dia tidak mengeluarkan sepatah kata. Demikian juga saat ditanya diperiksa sebagai saksi untuk siapa, dia tetap bungkam.

Dalam kasus CMS di PLN ini, KPK telah menetapkan mantan GM PLN Distribusi Jatim Hariyadi Sadono (HS) sebagai tersangka. Dia diduga melakukan korupsi pengadaaan alat CMS pada tahun 2004.

Akibat tindakannya ini, negara diduga dirugikan hingga Rp 80 miliar. Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda minimal Rp200 juta atau maksimal Rp1 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.