Pertamina Pesan 10 Kapal Tanker

Kompas.com - 24/03/2010, 09:23 WIB
EditorEdj

JAKARTA, KOMPAS.com — Industri galangan kapal bisa bernapas lega. Sebab, tahun ini, order pembuatan kapal dalam negeri sepertinya akan bergairah. Salah satu perusahaan yang akan memesan kapal adalah PT Pertamina. Rencananya, tahun ini Pertamina akan memesan sedikitnya 10 kapal tanker baru untuk kebutuhan mereka.

Suhartoko, Senior Vice President of Shipping Pertamina, memastikan, Pertamina akan segera menggelar tender enam kapal minyak tanker dan empat kapal elpiji. Nilai investasinya sekitar 200 juta dollar AS. "Tender enam kapal tanker pada April, sedangkan tender empat kapal elpiji akhir tahun ini," katanya, Selasa (23/3/2010).

Menurut Suhartoko, enam kapal tanker itu untuk memenuhi 10 kapal Pertamina tahun ini hingga 2015. Pertamina akan mengutamakan industri galangan kapal dalam negeri untuk 10 kapal itu, sepanjang galangan tersebut memenuhi kriteria dan kebutuhan Pertamina. Saat ini Pertamina telah mengoperasikan 165-170 kapal. Dari jumlah tersebut, kapal milik Pertamina hanya 35 unit, sisanya adalah kapal sewaan.

Sekretaris Jenderal Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Perlindo) Wing Wiryawan menambahkan, tender kapal Pertamina itu terkait asas pemenuhan kapal berbendera dalam negeri (cabotage) yang mulai berlaku tahun ini.

Dari enam kapal ini, Pertamina memesan tiga kapal dengan kapasitas 3.500 dead weight ton (DWT), satu kapal berkapasitas 6.500 DWT, dan dua kapal berkapasitas 17.500 DWT. Sayangnya, Wing belum mau merinci mengenai siapa-siapa saja peserta tendernya.

Wing hanya mengatakan, harga kapal tanker ini tak akan jauh beda dengan harga kapal tanker yang dipesan Pertamina akhir tahun lalu. Oktober tahun lalu, Pertamina memesan dua kapal tanker berkapasitas 3.500 DWT senilai 24 juta dollar AS ke PT Data Radar Utama.

Direktur Industri Maritim Ditjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Kementerian Perindustrian Soerjono menambahkan, Kementerian Perindustrian sangat mengapresiasi Pertamina yang sudah mau memiliki kapal. "Kalau dulu mereka (Pertamina) hanya menyewa kapal, sekarang mau membuat kapal di dalam negeri" ujarnya, Selasa (23/3/2010).

Soerjono berharap, langkah Pertamina memesan kapal dari industri lokal akan diikuti oleh BUMN lain. Salah satu yang potensial ialah Pelindo. (Herlina KD, Fitri Nur Arifenie/Kontan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 16.000 Warung Makan Tradisional Sudah Bergabung di Aplikasi Wahyoo

Sebanyak 16.000 Warung Makan Tradisional Sudah Bergabung di Aplikasi Wahyoo

Whats New
Ada Potensi Lonjakan Harga, KPPU Minta Pemerintah Antisipasi Stok Bawang Putih

Ada Potensi Lonjakan Harga, KPPU Minta Pemerintah Antisipasi Stok Bawang Putih

Whats New
Wahyoo Siap Gandeng 20.000 Warteg yang Terancam Gulung ke Pasar Daring

Wahyoo Siap Gandeng 20.000 Warteg yang Terancam Gulung ke Pasar Daring

Whats New
Perlu Waktu 7 Tahun Untuk Balik Modal, Bagaimana Cara Merawat Panel Surya?

Perlu Waktu 7 Tahun Untuk Balik Modal, Bagaimana Cara Merawat Panel Surya?

Whats New
Desember 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.900 Triliun

Desember 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.900 Triliun

Whats New
Tren Ekspor Sarang Burung Walet Meningkat, Indonesia Diuntungkan

Tren Ekspor Sarang Burung Walet Meningkat, Indonesia Diuntungkan

Whats New
BI Targetkan 12 Juta Merchant UMKM Gunakan QRIS Hingga Akhir 2021

BI Targetkan 12 Juta Merchant UMKM Gunakan QRIS Hingga Akhir 2021

Whats New
BI Proyeksi DPK Tumbuh 7-9 Persen, Lebih Rendah dari Tahun 2020

BI Proyeksi DPK Tumbuh 7-9 Persen, Lebih Rendah dari Tahun 2020

Whats New
Soal Peluang Turunkan Suku Bunga, BI: Lihat Dulu, Ini Sudah yang Terendah

Soal Peluang Turunkan Suku Bunga, BI: Lihat Dulu, Ini Sudah yang Terendah

Whats New
Apakah Pemilik Bisnis Dapat Gaji?

Apakah Pemilik Bisnis Dapat Gaji?

Whats New
BI: Nilai Tukar Sudah di Bawah Rp 14.000, Berpotensi Terus Menguat

BI: Nilai Tukar Sudah di Bawah Rp 14.000, Berpotensi Terus Menguat

Whats New
Yusuf Mansur Jagokan Saham BCAP dan MNCN, Ini Kata Analis

Yusuf Mansur Jagokan Saham BCAP dan MNCN, Ini Kata Analis

Whats New
Catat Kinerja Positif, ShopeePay Beberkan Fakta Unik Seputar Transaksi Online dan Offline Sepanjang 2020

Catat Kinerja Positif, ShopeePay Beberkan Fakta Unik Seputar Transaksi Online dan Offline Sepanjang 2020

BrandzView
Mau Tukar Dollar AS? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Tukar Dollar AS? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Bakrie Telecom Terancam Delisting Setelah Hampir 2 Tahun Disuspensi, Ini Penjelasan BEI

Bakrie Telecom Terancam Delisting Setelah Hampir 2 Tahun Disuspensi, Ini Penjelasan BEI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X