Soal Dana Nasabah Antaboga, BEI Serahkan ke Pemerintah

Kompas.com - 25/03/2010, 20:05 WIB
EditorEdj

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito menyerahkan persoalan penggantian dana nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas kepada pemerintah. Menurutnya, otoritas bursa tidak memiliki kewenangan dalam masalah ini.

"Ya itu terserah pemerintah, nggak ada kaitannya dengan bursa. Apalagi Bappepam (Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan) bilang reksadana itu tidak terdaftar di Bappepam jadi bukan reksadana juga, cuma bohong-bohongan," kata Ito, saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (25/3/2020) malam.

Seperti yang diketahui Pemerintah tengah menyiapkan dua opsi pendanaan untuk mengganti dana nasabah Antaboga senilai Rp 1,4 triliun yang dilarikan pemiliknya.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan dua opsi itu merupakan pilihan antara menggunakan dana dari APBN atau dana dari aset Bank Century di dalam dan luar negeri.

Dalam opsi pertama sesuai dengan peraturan dan Undang-undang yang berlaku, pemerintah akan mengajukan mengusulkan penggunaan anggaran negara kepada DPR. Sedangkan usulan kedua sepenuhnya bersumber dari pengembalian aset Bank Century dari dalam dan luar negeri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.